Maarten Paes Dikritik Pengamat Belanda, Kemampuan Operan Disorot
- Penampilan Maarten Paes dalam laga Ajax vs PSV mengundang kritik dari pengamat sepak bola Belanda, Hugo Borst.
Sepanjang 90 menit bermain di laga Ajax vs PSV, Maarten Paes tak mampu sekali pun membuat penyelamatan.
Sebanyak dua tembakan tepat sasaran milik PSV semuanya berbuah menjadi gol.
Pertandingan pekan ke-32 Liga Belanda Eredivisie 2025-2026 Ajax vs PSV di Stadion Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Sabtu (2/5/2026) atau Minggu dini hari WIB, tuntas 2-2.
Pemain PSV asal Amerika Serikat, Ricardo Pepi, yang berada di tiang jauh mampu menyodok masuk bola ke gawang Maarten Paes, menyusul situasi lemparan ke dalam, saat laga baru berjalan 33 detik.
Baca juga: Rating Maarten Paes Usai Kebobolan Gol 33 Detik di Laga Ajax Vs PSV
Ajax kemudian bangkit dan mampu menyamakan skor jadi 1-1 berkat torehan gol sang bek kanan asal Denmark, Anton Gaaei (11'), sekitar 10 menit berselang.
PSV lantas bisa memulihkan keunggulan di babak kedua via gol pemain pengganti, Myron Boadu (72').
Penjaga gawang timnas Indonesia Maarten Paes beraksi saat menjalani sesi pemanasan menjelang pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis pada laga FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Sorot Keterampilan Mengalirkan Bola
Ajax selamat dari kekalahan setelah nama Mika Godts (90+2') menghiasi papan skor pada masa injury time.
“Cukup menyedihkan jika nama Anda Paes dan memberikan bola-bola seperti ini,” kata Borst sambil melihat tayangan kesalahan operan sang kiper, dikutip dari Voetbal Primeur.
"Saya dengar di sana-sini dia membuat banyak penyelamatan bagus di Amerika, ada kiper yang bagus dalam penyelamatan, tetapi sekarang posisi ini sudah menjadi peran yang sangat lengkap,” ucap Borst menyorot pentingnya keterampilan memainkan bola dengan kaki bagi kiper modern.
Baca juga: Maarten Paes Petik 4 Clean Sheet di Ajax, Tampil Apik Usai Kena Kritik
Borst lalu menceritakan momen dirinya melihat legenda Ajax, Johan Cruyff, bermain sebagai kiper.
Perbandingan dengan Johan Cruyff
Meski dikenal sebagai seorang penyerang, Cruyff disebut Borst punya kemampuan hebat dalam penempatan posisi.
“Saya pernah melihat Johan Cruyff berdiri di bawah mistar saat latihan, dia menghentikan bola dengan posisi yang tepat, sebagian besar bola dia hentikan tanpa menggunakan tangan.”
“Seorang kiper harus benar-benar memiliki banyak kemampuan, Anda membutuhkan tangan, tetapi juga kaki, sebenarnya sangat aneh pemain seperti ini bisa berada di Ajax, dia tidak mampu,” ujar Hugo Borst.
Paes didatangkan Ajax pada bursa transfer musim dingin tahun ini dengan nilai transfer 1,5 juta euro (sekitar 30,4 miliar rupiah) dari FC Dallas.
Sejatinya, Maarten Paes diproyeksikan sebagai kiper pelapis Ajax. Namun, skenario berubah begitu penjaga gawang utama Ajax, Vitezslav Jaros, mengalami cedera yang memaksanya absen sampai akhir musim.
Paes pun naik sebagai kiper nomor satu Ajax. Sejauh ini, Paes sudah mentas dalam sembilan laga Eredivisie bareng Ajax dan kemasukan sembilan gol.
Tag: #maarten #paes #dikritik #pengamat #belanda #kemampuan #operan #disorot