Ketua Viking: Fokus Dukung Persib di GBLA, Jangan Turun ke Lapangan!
Ketua Viking Persib Club mengeluarkan seruan penting jelang laga krusial Persib Bandung pada akhir pekan ini.(KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
18:20
21 Mei 2026

Ketua Viking: Fokus Dukung Persib di GBLA, Jangan Turun ke Lapangan!

Kelompok pendukung setia Viking Persib Club mengeluarkan seruan penting menjelang laga krusial yang akan dilakoni oleh Persib Bandung pada akhir pekan ini.

Para suporter fanatik diminta untuk menjaga ketertiban umum secara ketat demi kelancaran jalannya pertandingan penentu yang diprediksi akan menyedot perhatian masif dari publik sepak bola tanah air.

Seruan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Viking, Tobias Ginanjar, guna menyongsong partai pamungkas kompetisi kasta tertinggi musim ini.

Pihaknya berharap seluruh elemen pendukung dapat menunjukkan sikap dewasa demi menjaga marwah pertandingan penentu gelar juara yang akan dihadapi oleh skuad Persib Bandung.

Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, armada Pangeran Biru dijadwalkan menjamu kekuatan Persijap Jepara dalam pekan terakhir Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5/2026).

Baca juga: Kisah Iwonk, Pemuda Bandung Buat Patung Monumen Bojan Hodak hingga Umuh Muchtar

Belajar dari Pengalaman Masa Lalu

Di atas kertas, performa impresif sepanjang musim membuat armada tuan rumah berada di atas angin dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci takhta tertinggi secara dramatis.

"Terlebih, Persib Bandung hanya tinggal selangkah lagi meraih gelar juara Super League 2025-2026. Persib cukup membutuhkan hasil imbang saat menjamu Persijap Jepara di GBLA," jelas Tobias Ginanjar dikutip Antara, Kamis (21/5/2026).

Meskipun peluang juara sudah berada di depan mata, Tobias mengingatkan para suporter agar tidak larut dalam euforia berlebih yang berpotensi merusak kesakralan momentum pengangkatan piala seperti yang terjadi pada edisi perayaan juara tahun sebelumnya.

“Kita imbau juga agar tertib tidak boleh turun ke lapangan. Tahun kemarin banyak yang masuk lapangan dan flare (suar) dinyalakan sehingga seremoni jadi kurang sakral karena tertutup asap dan kerumunan,” kata Tobias Ginanjar menegaskan.

Di samping meminta suporter menahan diri dari menyalakan cerawat, dirinya juga menginstruksikan para penonton di tribun untuk tetap fokus mengawal jalannya pertandingan hingga selesai dan tidak meremehkan kekuatan tim lawan.

Bobotoh memberikan suntikan motivasi dan semangat kepada penggawa Persib Bandung jelang pertarungan tandang melawan Persija Jakarta pada duel el classico Indonesia, Minggu (10/5/2026) mendatang, tulisan ?Refuse to Lose? atau menolak untuk kalah dibentangkan.KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Bobotoh memberikan suntikan motivasi dan semangat kepada penggawa Persib Bandung jelang pertarungan tandang melawan Persija Jakarta pada duel el classico Indonesia, Minggu (10/5/2026) mendatang, tulisan ?Refuse to Lose? atau menolak untuk kalah dibentangkan.

“Kita fokus dulu ke pertandingan karena ini belum pasti. Kita ingin memastikan dulu Persib juara dengan dukungan maksimal,” ucapnya.

Baca juga: Satria Muda Bandung Ingin Sumbang Trofi Juara Seperti Persib

Aturan Ketat Manajemen untuk Cegah Sanksi

Langkah preventif dari organisasi suporter ini sejalan dengan regulasi ketat yang diterbitkan oleh manajemen PT Persib Bandung Bermartabat.

Deputi CEO klub, Adhitia Putra Herawan, secara tegas melarang masuknya petasan maupun bahan peledak sejenis ke dalam area stadion karena dinilai membahayakan keselamatan fisik serta merusak kualitas penyiaran visual di televisi.

“Kami sangat melarang adanya flare, petasan, dan sejenisnya, secara spesifik ketika pertandingan berlangsung hingga perayaan angkat piala,” kata Adhitia  dikutip dari situs resmi klub.

“Karena itu sangat mengganggu. Gelap, terus asapnya juga segala macam, takutnya secara broadcasting enggak bagus,” ujar Adhitia menambahkan.

Baca juga: Saddil Ramdani Ungkap Motivasi Adam Alis untuk Antar Persib Bandung Juara

Pihak manajemen meminta kerja sama dari segenap suporter untuk menunda pesta perayaan menyalakan suar hingga seluruh prosesi seremonial resmi dari operator liga tuntas dikerjakan secara tertib.

“Tolong jangan dilakukan sampai perayaan angkat pialanya selesai jika Persib juara,” kata Adhitia.

“Setelah itu selesai, silakan kalau mau dirayakan di luar stadion mau ada parade dan segala macamnya,” ujar Adhitia lagi.

Tag:  #ketua #viking #fokus #dukung #persib #gbla #jangan #turun #lapangan

KOMENTAR