Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
Maarten Paes berhasil jadi pahlawan Ajax Amsterdam. Ia berhasil menepis dua tendangan penalti pemain FC Utrecht. (Instagram/@afcajax)
09:06
25 Mei 2026

Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes menjelma sebagai pahlawan kemenangan dramatis Ajax Amsterdam.

Maarten Paes sukses mengantarkan tim berjuluk De Godenzonen melenggang ke putaran kedua babak kualifikasi Conference League usai menundukkan FC Utrecht pada laga final play-off Eredivisie, Minggu (24/5/2026).

Pemain keturunan Kediri, Jawa Timur tersebut menunjukkan performa luar biasa di bawah mistar gawang sepanjang 120 menit jalannya laga hingga drama adu penalti yang mendebarkan.

Sepanjang waktu normal, kesigapan Paes menjadi penyelamat bagi lini pertahanan Ajax yang sempat mendapat tekanan bertubi-tubi.

Ia melakukan dua penyelamatan krusial pada menit-menit awal pertandingan saat mementahkan sundulan terarah Mike van der Hoorn serta sepakan keras Souffian El Karouani.

Berkat ketangguhan eks kiper FC Dallas tersebut, jala gawang Ajax tetap perawan sepanjang 90 menit penuh dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu setelah skor kacamata 0-0 tidak berubah.

Memasuki babak tambahan waktu, Ajax Amsterdam sempat memimpin terlebih dahulu pada menit ke-96 lewat gol tembakan kaki kiri Davy Klaassen.

Namun, keunggulan tersebut sirna sepuluh menit berselang setelah gawang yang dikawal Paes berhasil dibobol oleh pemain Utrecht, Gjivai Zechiel yang mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1 dan memaksa pemenang ditentukan lewat babak tos-tosan.

Pada babak adu penalti inilah magis Maarten Paes benar-benar terlihat.

Ia berhasil mementahkan dua eksekusi penalti dari FC Utrecht untuk membawa Ajax mengunci kemenangan dengan skor 4-3.

Salah satu tendangan yang berhasil digagalkannya adalah eksekusi dari Sebastien Haller, bomber mentereng yang merupakan mantan juru gedor Borussia Dortmund sekaligus peraih gelar top skor Eredivisie musim 2021/2022.

Paes dengan sangat cermat menebak arah bola tembakan Haller yang mengarah ke sudut kanan gawangnya.

Tak berhenti sampai di situ, kiper andalan skuad Garuda tersebut juga mematahkan penalti krusial yang dilepaskan oleh El Karouani.

Seusai pertandingan, penjaga gawang berdarah Kediri itu mengungkapkan rahasia di balik kesuksesannya memenangi adu mental tersebut.

"Jika Anda sedikit mengenal saya, Anda tahu bahwa saya mempelajari semuanya secara menyeluruh sebelum setiap pertandingan," ujarnya, dikutip dari Ajax Life.

Ia pun menceritakan bahwa dirinya tidak memerlukan bantuan media kertas atau botol air minum yang biasa disiapkan staf pelatih karena telah menghafal seluruh data eksekutor lawan di luar kepala.

"Saya selalu mendapatkan daftar penalti dan tendangan bebas dari lawan. Pelatih kiper datang membawa botol air (berisi daftar eksekutor lawan), tetapi saya memiliki daya ingat yang baik, jadi saya bilang itu tidak perlu," lanjutnya.

Secara khusus mengenai duel penaltinya melawan Sebastien Haller, Paes sadar betul bahwa sang penyerang memiliki rekor gol yang sangat mematikan dari titik putih.

Ia pun menyiasatinya dengan melakukan gerakan tipu daya saat striker Utrecht tersebut hendak melepaskan tendangan.

"Soal (penalti) Haller, Anda bisa menonton ulang 50 tendangan penalti dan dia hampir selalu mencetak gol," ujar Paes.

Guna memenangi perang saraf tersebut, Paes mengambil inisiatif taktik tersendiri.

"Saya harus menemukan cara untuk mengatasinya. Saya tahu dia selalu melakukan gerakan 'berhenti' itu, jadi saya melakukan semacam gerakan tipuan," pungkasnya.

Editor: Arif Budi

Tag:  #maarten #paes #tepis #penalti #saya #mempelajari #semua #tendangan #lawan

KOMENTAR