Maarten Paes Ungkap Rahasia di Balik Keberhasilan Tahan Penalti Sebastien Haller
Maarten Paes menjadi pahlawan bagi Ajax Amsterdam saat mengalahkan FC Utrecht di final play-off kompetisi Eropa.
Pertandingan Ajax Amsterdam vs FC Utrecht yang digelar di Stadion Kras, Volendam, Minggu (24/5/2026) sore WIB berakhir dengan skor 1-1 (4-3 adu penalti).
Kemenangan ini memastikan Ajax Amsterdam akan mewakili Belanda di ajang Liga Konferensi Eropa.
Media asal Belanda, Voetbal Primeur memberikan pujian kepada Maarten Paes. Kiper Timnas Indonesia itu disebut sebagai pahlawan besar bagi Ajax pada laga ini.
Baca juga: Kata-kata Maarten Paes Usai Tahan 2 Penalti dan Jadi Pahlawan Ajax
Bukan tanpa alasan, dua kali tepisan Maarten Paes di babak adu penalti memastikan Ajax akan berpartisipasi di kompetisi Eropa musim depan.
"Maarten Paes adalah pahlawan besar Ajax. Kiper asal Indonesia ini menyelamatkan dua tendangan penalti dari Sébastien Haller dan Souffian El Karouani."
"Sebagai hasilnya, tim asal Amsterdam itu mengamankan tiket ke babak kualifikasi kedua Liga Conference," tulis Voetbal Primeur.
Baca juga: Hasil Ajax Vs Utrecht 1-1 (4-3 ap), Maarten Paes Jadi Pahlawan Usai Tepis 2 Penalti
Tahan Penalti Sebastien Haller
Maarten Paes mengaku senang dengan hasil yang diraih Ajax meski harus berjuang hingga babak adu penalti.
"Itu adalah sore yang luar biasa. Adu penalti selalu menyenangkan jika Anda bisa menyelesaikannya dengan kemenangan, dan untungnya saya berhasil menyelamatkan dua tendangan," kata Paes kepada ESPN.
Kiper Timnas Indonesia itu langsung memberi tekanan kepada Utrecht saat menepis eksekusi penalti penyerang Timnas Pantai Gading, Sebastien Haller.
Baca juga: Maarten Paes Cleansheet, Ajax Amsterdam Jaga Peluang Tampil di Kompetisi Eropa
Penjaga gawang timnas Indonesia Maarten Paes beraksi saat menjalani sesi pemanasan menjelang pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis pada laga FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Paes menceritakan saat dirinya menghadapi langsung Haller yang merupakan salah satu penyerang terbaik di Bundesliga pada masanya.
"Haller adalah pengambil penalti yang bagus. Saya mencoba mengatakan beberapa hal kepadanya. Saya tahu dia selalu melakukan semacam gerakan tipuan, jadi jika Anda melakukan gerakan pura-pura, dia akan melihat ke bawah dan menembak. Itulah yang saya coba lakukan."
"Dia pernah gagal satu kali di Dortmund. Dia juga pernah gagal mengeksekusi penalti untuk kami melawan AZ, ketika saya masih di Utrecht," kenang Paes.
Baca juga: Rating Maarten Paes di Heerenveen Vs Ajax 0-0, Nirbobol tapi Nyaris Blunder
Selain Haller, Paes juga menepis tendangan dari El Karouani. Ia pun sudah mempelajari gaya sepakan sang pemain yang akhirnya berhasil ia antisipasi.
"El Karouani sering mengambil tendangan bebasnya dengan kaki tumpuannya, dan kami memperkirakan dia akan melakukannya lagi kali ini,"sambungnya.
Selalu Siap Hadapi Adu Penalti
Maarten Paes sempat menjadi penyelamat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga saat menepis sepakan penalti dari Arab Saudi.
Ketenangannya kala itu kembali terjadi pada laga kali ini meski ia tak mengharapkan laga akan berakhir di adu penalti.
Meski begitu, ia tetap siap dengan situasi tersebut terlebih saat skor menjadi imbang setelah Utrecht mencetak gol balasan di babak perpanjangan waktu.
Baca juga: Rating Maarten Paes Usai Kebobolan Dua Gol Telat di Laga Ajax Vs FC Utrecht
"Jika Anda unggul di babak perpanjangan waktu, Anda berharap untuk menjaga gawang tetap bersih. Pada titik tertentu, hal itu mulai mengarah ke sana," kata mantan kiper FC Dallas itu.
"Kami mengubahnya menjadi sebuah perayaan. Luar biasa, terlepas dari musim yang sulit, mereka memberi kami dukungan."
Tag: #maarten #paes #ungkap #rahasia #balik #keberhasilan #tahan #penalti #sebastien #haller