Como Berpesta Sambut Liga Champions, Fabregasi Disiram, Kota Bergemuruh
- Kota Como berubah menjadi lautan biru-putih setelah Como 1907 memastikan tiket Liga Champions untuk pertama kali dalam sejarah klub.
Perayaan langsung pecah di Piazza Alessandro Volta sesaat setelah laga Torino kontra Juventus berakhir imbang 2-2 pada Minggu (24/5/2026) malam waktu setempat.
Hasil tersebut memastikan Como 1907 finis di posisi empat besar Serie A setelah pasukan Cesc Fabregas menang telak 4-1 atas Cremonese di Stadion Giovanni Zini.
Gol-gol Como dicetak Jesus Rodriguez, Anastasios Douvikas, dan dua gol Lucas Da Cunha.
Sementara itu, satu-satunya gol Cremonese lahir melalui penalti Federico Bonazzoli.
Baca juga: Sukses Bawa Como ke Liga Champions, Fabregas: Musim Depan Kita Juara!
Kota Como Larut dalam Euforia
Selepas kepastian tiket Liga Champions diraih, ribuan pendukung Como memadati pusat kota.
Perayaan tidak hanya berlangsung di Piazza Alessandro Volta, tetapi juga meluas hingga Piazza Cavour di kawasan dermaga feri dan hydrofoil.
Arak-arakan mobil dan skuter dengan bendera biru-putih memenuhi jalanan kota, sementara para suporter bernyanyi dan melompat bersama menyambut momen bersejarah tersebut.
History has been written for Como 1907! ???? #UCL pic.twitter.com/xfQnFpB6cO
— Como1907 (@Como_1907) May 24, 2026
Nyanyian bertema Liga Champions terus menggema untuk Nico Paz dan rekan-rekannya.
Como berhasil menutup musim di atas AS Roma, sementara Juventus dan AC Milan gagal mengamankan posisi empat besar.
Baca juga: Hasil Cremonese Vs Como 1-4: Lariani Lolos ke Liga Champions, Emil Audero dkk Degradasi
Pencapaian ini terasa semakin spesial mengingat Como masih bermain di Serie D empat tahun lalu saat dibeli oleh Grup Djarum asal Indonesia dan baru musim lalu finis di posisi ke-10 Serie A.
Musim depan, Como akan tampil di Liga Champions bersama klub-klub elite Eropa seperti Paris Saint-Germain, Bayern Munich, Liverpool, dan Arsenal.
Fabregas Sebut Como seperti Keluarga
Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengaku masih sulit mempercayai pencapaian timnya.
“Rasanya luar biasa. Ini pencapaian sangat penting dan kami semua bahagia,” ujar Fabregas dalam konferensi pers.
“Besok pagi mungkin kami masih akan bertanya-tanya apakah kami benar-benar berada di Liga Champions bersama para pemain muda ini.”
Fabregas menyebut keberhasilan Como bukan hanya kemenangan olahraga, tetapi juga bagian penting dalam sejarah kota.
“Ini adalah kisah penting bagi Como dan masyarakat kota ini,” katanya.
Baca juga: Hasil dan Klasemen Pekan Terakhir Serie A, Como ke Liga Champions!
Ia juga menyoroti kekuatan hubungan antarpemain di dalam skuad.
“Tim ini benar-benar seperti keluarga. Mereka saling berbicara dengan jujur, saling menatap langsung, dan selalu ingin berkembang.”
Ruang Konferensi Pers Berubah Jadi Pesta
Perayaan Como berlanjut hingga ruang konferensi pers.
Pada pukul 23.48 waktu setempat, sesi konferensi pers Fabregas mendadak terhenti ketika seluruh pemain dan staf pelatih masuk sambil memutar lagu tema Liga Champions.
MISTERRRR ???????? pic.twitter.com/9L5zYGdLmJ
— Como1907 (@Como_1907) May 24, 2026
Para pemain melompat, bernyanyi, dan menyiramkan air ke arah Fabregas di tengah suara anthem ikonik Champions League yang menggema di ruangan.
Bek senior Alberto Moreno ikut memeriahkan suasana dengan memutar lagu “Little Horse” melalui pengeras suara portabel.
Ruangan konferensi pers kemudian berubah menjadi pesta spontan penuh nyanyian dan tepuk tangan untuk Fabregas.
Bagi Como, itu menjadi malam ketika mimpi lama akhirnya berubah menjadi kenyataan.
Cesc Fabregas pun mengonfirmasi pada malam sama bahwa dirinya akan memimpin Como di Liga Champions musim depan di tengah segala ketertarikan dan tawaran dari klub-klub lebih besar.
"Saya pikir saya 100 persen akan tetap di Como," tutur eks anak asuh Arsene Wenger tersebut.
"Kami punya rencana-rencana sangat ambisius untuk masa depan."
Tag: #como #berpesta #sambut #liga #champions #fabregasi #disiram #kota #bergemuruh