Como seperti Universitas, Cesc Fabregas Bisa Bangun Proyek ala Wenger
Ekspresi Cesc Fabregas dalam laga pekan ke-35 Liga Italia 2025-2026 Como vs Napoli di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (2/5/2026).(AFP/PIERO CRUCIATTI)
08:35
27 Mei 2026

Como seperti Universitas, Cesc Fabregas Bisa Bangun Proyek ala Wenger

- Cesc Fabregas seperti membangun "kerajaannya" sendiri di Como. Ia disebut bisa melegenda seperti Arsene Wenger di Arsenal.

Como 1907 diantar Cesc Fabregas menuju sebuah pencapaian bersejarah dengan lolos ke Liga Champions 2026-2027.

Lesatan Como 1907 tentu sulit dibayangkan apabila mengingat klub region Lombardia ini pada 2019 masih berkutat di Serie D.

Como 1907 yang dimiliki oleh pengusaha Indonesia, Hartono bersaudara, terus merangkak naik hingga kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A pada 2024-2025.

Tim beralias Il Lariani tak cumpa numpang lewat atau jadi penggembira. Como 1907 tampil kompetitif dengan finis di peringkat ke-10 Serie A Liga Italia 2024-2025, 21 tahun setelah absen dari kasta teratas.

Hanya berselang semusim, Como besutan Cesc Fabregas kembali bikin geger dengan berhasil menutup musim di peringkat empat besar dan mengamankan tiket ke Liga Champions 2026-2027.

Dalam persaingan berburu tiket Liga Champions, Como racikan Fabregas mengalahkan tim raksasa Italia dengan sejarah panjang, seperti AC Milan dan Juventus.

Keberadaan Cesc Fabregas di bangku pelatih krusial dalam pertumbuhan Como sebagai kekuatab baru di Serie A.

Di tangan Fabregas, Como punya identitas jelas. Mereka konsisten menampilkan sepak bola agresif, tanpa peduli siapa lawan yang dihadapi.

Rekrutmen yang terencana serta filosofi sepak bola modern Fabregas memberikan fondasi kuat bagi Como.

Fabregas yang juga memiliki saham minoritas di klub pun seperti sedang membangun kerajaan sendiri.

Sejumlah klub besar Eropa semodel Chelsea, Arsenal, dan Inter pernah dikaitkan dengan Fabregas.

Tetapi, pada akhirnya Fabregas terus menuliskan kisahnya bersama Como 1907. Ia dipercaya bisa melegenda layaknya Arsene Wenger di Arsenal.

Wenger membangun Arsenal selama 22 tahun, persisnya pada rentang 1996-2018. Ia meninggalkan jejak bersejarah di Arsenal, termasuk raihan tiga gelar juara Liga Inggris dan tujuh Piala FA.

Cesc Fabregas pun jadi bagian proyek yang pernah dibangun Wenger di Arsenal. Kini, Fabregas berbicara soal potensi dirinya bertahan lama di Como, seperti yang pernah dilakukan Wenger bersama The Gunners.

“Saya bertahan terutama karena lingkungan dan orang-orang yang bekerja bersama saya. Ketika Anda merasa bahagia, penting, didengar, ketika klub berkembang dan para suporter mendukung Anda, wajar jika merasa nyaman," ucap Cesc Fabregas dilansir dari Tuttomercatoweb, Selasa (26/5/2026).

"Saat ini di sepak bola sudah tidak ada kesabaran lagi, banyak pelatih diganti hanya setelah beberapa pertandingan. Di sini saya tenang, bagi saya ini seperti berada di universitas, saya belajar begitu banyak."

"Dan kami bahkan belum mencapai 50 persen dari apa yang bisa kami capai. Orang-orang percaya pada proyek ini, sama seperti kami,” tutur Fabregas menambahkan.

Tantangan lebih berat sudah menanti Fabregas. Bermain di Liga Champions jelas akan menyuguhkan tuntutan yang berbeda bagi skuad Como 1907.

“Kami akan menjalani tiga kompetisi dan kami akan membicarakan target, tetapi kami selalu ingin menang terlepas dari lawannya siapa," ucap pelatih asal Spanyol tersebut.

Menurut Fabregas, Como harus bersolek di bursa transfer untuk menebalkan skuad.

"Kami harus membangun skuad kompetitif sesuai kemampuan kami: kami belum berada di level Milan, Roma, atau Juventus, yang bisa melakukan jenis transfer tertentu."

"Tetapi hari ini kami jelas punya lebih banyak kemungkinan untuk membangun tim yang lebih kuat lagi. Yang penting adalah terus melangkah maju setiap hari,” ujar Fabregas.

Tag:  #como #seperti #universitas #cesc #fabregas #bisa #bangun #proyek #wenger

KOMENTAR