OpenAI Tutup Platform Sora, AI Pembuat Video yang Sempat Viral
– OpenAI resmi menutup Sora, platform kecerdasan buatan (AI) pembuat video berbasis teks yang sempat viral, sejak pertama kali diperkenalkan.
Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan salah satu teknologi AI generatif yang paling mencuri perhatian dalam beberapa tahun terakhir.
Sora dikenal sebagai model AI yang mampu menghasilkan video realistis hanya dari perintah teks (text-to-video).
Teknologi ini sempat ramai diperbincangkan, karena kemampuannya membuat adegan kompleks dengan kualitas visual yang mendekati produksi profesional, bahkan dalam waktu singkat.
Penutupan platform Sora diumumkan melalui akun media sosial resmi Sora.
We’re saying goodbye to the Sora app. To everyone who created with Sora, shared it, and built community around it: thank you. What you made with Sora mattered, and we know this news is disappointing.
We’ll share more soon, including timelines for the app and API and details on…
— Sora (@soraofficialapp) March 24, 2026
Namun, di balik popularitasnya, OpenAI dilaporkan memilih menghentikan pengembangan dan distribusi Sora sebagai produk.
Perubahan strategi
Langkah ini disebut sebagai bagian dari perubahan strategi perusahaan yang kini lebih fokus pada pengembangan teknologi inti dan solusi berbasis enterprise.
Baca juga: Aplikasi Sora by OpenAI Tembus 1 Juta Download, Rekor ChatGPT Pecah
OpenAI disebut ingin mengalihkan sumber daya komputasi dan pengembangan ke produk yang dinilai lebih berkelanjutan secara bisnis, seperti model bahasa besar, AI untuk coding, hingga sistem berbasis simulasi.
Sora sendiri dikenal membutuhkan daya komputasi yang sangat besar, sehingga operasionalnya dinilai kurang efisien untuk dijadikan layanan massal dalam jangka panjang.
Selain faktor bisnis, teknologi ini juga menghadapi berbagai tantangan lain, termasuk potensi penyalahgunaan.
Kemampuan Sora dalam menghasilkan video realistis memunculkan kekhawatiran terkait pembuatan konten deepfake, serta risiko penyebaran informasi yang menyesatkan.
Di sisi lain, isu hak cipta juga menjadi sorotan. Beberapa laporan menyebutkan teknologi serupa berpotensi menghasilkan konten yang melibatkan elemen berhak cipta tanpa izin, sehingga membuka kemungkinan sengketa hukum.
Aplikasi Sora by OpenAI baru hadir eksklsuif di iOS untuk pengguna di AS dan Kanada.
Penutupan Sora juga berdampak pada ekosistem kreator yang sebelumnya mulai memanfaatkan teknologi ini untuk produksi konten secara cepat dan efisien.
Baca juga: Video Receh dan Lucu di Sora Ternyata Bikin Kantong OpenAI Jebol
Meski demikian, langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa tidak semua produk AI generatif yang viral mampu bertahan dalam jangka panjang, terutama jika menghadapi tantangan biaya, regulasi, dan monetisasi.
Kendati platformnya dihentikan, teknologi di balik Sora diperkirakan tidak akan sepenuhnya hilang, dilansir KompasTekno dari Reuters.
OpenAI kemungkinan tetap mengembangkan kemampuan text-to-video sebagai bagian dari riset jangka panjang atau mengintegrasikannya ke dalam produk lain di masa depan.
Penutupan Sora pun mencerminkan arah baru industri AI yang mulai bergeser dari sekadar mengejar inovasi viral menuju pengembangan teknologi yang lebih matang dan berkelanjutan secara bisnis.
Tag: #openai #tutup #platform #sora #pembuat #video #yang #sempat #viral