Valve Buka Suara, Minta Maaf soal Kejanggalan Rating IGRS di Steam
Ilustrasi Steam dan IGRS.(X/Ministry of Gamers)
10:42
8 April 2026

Valve Buka Suara, Minta Maaf soal Kejanggalan Rating IGRS di Steam

- Valve akhirnya buka suara terkait masalah sistem klasifikasi usia Indonesia Game Rating System (IGRS) di platform Steam, setelah ramai disorot gamer Indonesia.

Induk Steam tersebut mengakui adanya bug yang menyebabkan label batasan usia menjadi tidak akurat dan salah sasaran, serta menyampaikan permintaan maaf.

Valve menjelaskan, masalah yang terjadi pada 2 hingga 5 April itu dipicu oleh kendala teknis dan miskomunikasi. Akibatnya, rating usia yang ditampilkan di halaman game sempat tidak lengkap dan tidak sesuai.

"Kami telah menghapus (label) tersebut untuk meminimalisasi potensi kebingungan lebih lanjut. Kami memohon maaf atas kebingungan yang mungkin ditimbulkan oleh kesalahan ini," tulis pihak Valve di halaman resminya, sebagaimana dikutip KompasTekno, Rabu (8/4/2026).

Pernyataan resmi Valve yang dirilis di halaman Steam. Valve meminta maaf soal adanya masalah di sistem rating IGRS Steam. Steam Pernyataan resmi Valve yang dirilis di halaman Steam. Valve meminta maaf soal adanya masalah di sistem rating IGRS Steam.

Baca juga: Mengenal IGRS Komdigi, Sistem Rating Usia Game yang Tengah Jadi Polemik

Label IGRS dihapus sementara

Pernyataan Valve ini sekaligus mengonfirmasi pembersihan yang mereka lakukan baru-baru ini. Sebelumnya, Steam terpantau telah mencabut label rating IGRS di sejumlah game secara bertahap.

Sejumlah gamer awalnya menemukan ketidaksesuaian antara label usia dan konten game yang ditampilkan di etalase Steam.

Game bermuatan konten seksual dan kekerasan ekstrem yang secara keliru justru mendapatkan label "3+" (aman dimainkan oleh balita). Di sisi lain, game-game populer peraih penghargaan justru secara sepihak diblokir dan dilabeli tidak layak edar.

Merespons kekacauan tersebut, Kemkomdigi juga sempat memberi peringatan dan menegaskan bahwa rating yang sempat muncul di Steam bukanlah klasifikasi resmi dari pemerintah.

Dalam keterangan yang sama, Valve juga menegaskan komitmen mereka untuk mematuhi regulasi lokal di Indonesia.

Valve mengaku sudah menjalin komunikasi secara intensif dengan pihak Kemkomdigi selama lebih dari dua tahun terakhir.

Baca juga: Ada Kejanggalan Klasifikasi Usia, Steam Hapus Label Rating IGRS di Sejumlah Game

Fokus utama dari diskusi panjang tersebut adalah membangun sebuah sistem klasifikasi usia yang ideal dan transparan bagi pelanggan Steam di Tanah Air.

"Sistem yang sedang kami bangun bertujuan untuk menggunakan informasi yang diberikan pengembang tentang game mereka untuk menghasilkan rating usia berdasarkan peraturan IGRS," kata pihak Valve.

Tujuan akhirnya adalah memberikan informasi yang jelas kepada konsumen mengenai konten dan target kelompok usia minimum untuk setiap game.

Meski demikian, Valve mengisyaratkan bahwa para gamer maupun developer tampaknya harus sedikit bersabar. Perusahaan yang bermarkas di Bellevue, Washington ini mengakui bahwa jalan menuju implementasi penuh yang bebas eror masih membutuhkan waktu.

"Masih ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum kami siap untuk sepenuhnya menghasilkan dan menampilkan rating usia yang disetujui IGRS kepada pelanggan di Indonesia," pungkas Valve.

Tag:  #valve #buka #suara #minta #maaf #soal #kejanggalan #rating #igrs #steam

KOMENTAR