Teknologi LiDAR 4D Terbaru Diklaim Tingkatkan Akurasi Robot dan Kendaraan Otonom
Teknologi LiDAR 4D kini menjadi sorotan di industri otomotif dan robotika karena mampu mendeteksi posisi sekaligus kecepatan objek secara real-time dengan tingkat akurasi tinggi.
Kemampuan ini membuat sistem kendaraan otonom dan robot AI dapat mengambil keputusan lebih cepat, aman, dan presisi dibanding teknologi sensor konvensional.
Terbaru, inovasi LiDAR 4D generasi anyar hadir dengan peningkatan performa pemrosesan sinyal serta efisiensi daya yang lebih optimal untuk mendukung kebutuhan mobil tanpa sopir dan otomatisasi industri modern.
Melihat perkembangan ini, Cadence menggandeng Aeva untuk menghadirkan sistem LiDAR 4D generasi terbaru yang lebih cepat, hemat daya, dan efisien untuk kendaraan otonom hingga robot industri.
Aeva melisensikan teknologi Cadence Tensilica Vision DSP guna mempercepat pemrosesan sinyal pada sistem LiDAR 4D miliknya. Langkah tersebut dinilai menjadi terobosan penting dalam pengembangan teknologi persepsi real-time untuk industri otomotif dan AI fisik.
Teknologi LiDAR sendiri kini menjadi komponen vital dalam kendaraan tanpa sopir, robotika, otomatisasi industri, hingga sistem kecerdasan buatan berbasis edge computing.
Sistem ini memungkinkan perangkat melakukan pemetaan 3D dan mendeteksi objek dengan tingkat akurasi tinggi demi meningkatkan keselamatan dan navigasi.
Berbeda dari LiDAR konvensional, teknologi 4D LiDAR milik Aeva mampu mendeteksi posisi sekaligus kecepatan objek secara bersamaan. Kemampuan ini memungkinkan perangkat otonom mengambil keputusan lebih cepat dan lebih aman saat beroperasi.
Cadence menyebut DSP Tensilica Vision menawarkan kombinasi fleksibilitas dan performa tinggi untuk mendukung pemrosesan data real-time dengan konsumsi daya rendah.
Teknologi ini juga memungkinkan penyesuaian alur pemrosesan sesuai kebutuhan perangkat.
“Teknologi DSP Cadence memberikan fleksibilitas dan peningkatan kinerja yang kami butuhkan untuk memperluas batas-batas persepsi dan menghadirkan solusi yang dapat diskalakan bagi pelanggan industri dan otomotif kami,” ujar Kepala Insinyur Aeva, James Reuther dalam keterangan resminya, Rabu (20/5/2026).
Ia menambahkan, integrasi Tensilica Vision DSP memungkinkan Aeva mempercepat inovasi sekaligus menghadirkan kemampuan sensor canggih ke pasar lebih cepat.
“Dengan mengintegrasikan Tensilica Vision DSP ke dalam sistem LiDAR generasi berikutnya kami, Aeva dapat memanfaatkan kombinasi kuat antara perangkat keras Cadence yang sangat dapat dikonfigurasi dan rangkaian lengkap perpustakaan perangkat lunak yang dioptimalkan,” kata James Reuther.
Sementara itu, Direktur Grup Manajemen Produk dan Pemasaran Tensilica DSP Cadence, Amol Borkar, mengatakan pihaknya berkomitmen membantu pengembangan sistem AI yang lebih pintar dan efisien.
“Cadence berkomitmen untuk memfasilitasi pelanggan kami dalam membangun sistem yang lebih cerdas, aman, dan terhubung untuk aplikasi AI tepi dan fisik,” ujar Amol Borkar.
Ia juga menegaskan bahwa DSP Tensilica dirancang untuk memberikan performa tinggi dengan efisiensi daya optimal pada aplikasi mutakhir seperti LiDAR berlatensi rendah.
Ilustrasi robot. (Unsplash/Lukas)Selain digunakan untuk LiDAR, Tensilica Vision DSP juga telah dimanfaatkan dalam berbagai teknologi lain seperti ADAS, radar, pemrosesan audio, computer vision, hingga SLAM (Simultaneous Localization and Mapping).
Cadence turut membekali platform ini dengan NeuroWeave SDK, kompiler jaringan saraf generasi terbaru yang dirancang untuk mendukung eksekusi AI modern pada perangkat edge dan sistem otonom.
Tag: #teknologi #lidar #terbaru #diklaim #tingkatkan #akurasi #robot #kendaraan #otonom