Amazon Siapkan Investasi Rp 584 triliun di Asia Tenggara, Termasuk Indonesia
Amazon melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 16.000 karyawannya yang tersebar di berbagai negara. ()
07:04
25 Mei 2026

Amazon Siapkan Investasi Rp 584 triliun di Asia Tenggara, Termasuk Indonesia

- Amazon menyiapkan investasi lebih dari 33 miliar dollar AS (sekitar Rp 584 triliun) di Asia Tenggara hingga 2039. Investasi ini difokuskan untuk pengembangan infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan (AI). 

Investasi tersebut akan digelontorkan di empat negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand. 

Menurut Amazon, investasi itu diproyeksikan akan menyumbang lebih dari 64 miliar dollar AS (sekitar Rp 1,13 kuadriliun) terhadap gabungan produk domestik bruto (PDB) empat negara tersebut, sekaligus mendukung lebih dari 56.300 lapangan kerja setiap tahun. 

Amazon mengatakan, Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan penting bagi pertumbuhan ekonomi digital dan teknologi AI.

Kawasan ASEAN bahkan diperkirakan akan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia dengan nilai ekonimi digital mencapai 560 miliar dollar AS (sekitar Rp 9,91 kuadriliun) pada 2030. 

"Kami membangun infrastruktur, melatih tenaga kerja lokal, dan memungkinkan bisnis di seluruh kawasan bersaing secara global," kata Chief Global Affairs and Legal Officer Amazon, David Zapolsky.

Baca juga: Laba Bisnis Chip Samsung Lampaui Amazon, Meta, dan Microsoft

Indonesia dapat investasi

Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam rencana investasi infrastruktur cloud Amazon di Asia. Amazon Web Services (AWS) sendiri tercatat telah memiliki region cloud di Indonesia sejak 2021. 

Di Tanah Air, Amazon menghadirkan berbagai program pelatihan keterampilan bersama pemerintah dan organisasi lokal. 

Adapun salah satu program yang dijalankan Amazon yaitu pelatihan AI generatif yang melibatkan siswa dan guru dari 21 Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jawa Barat. 

Dalam program tersebut, lebih dari 2.600 peserta membuat 10.821 aplikasi AI generatif dalam satu hari dan mencetak rekor Guinness World Records untuk kategori "The Most Apps Made In An On-site Generatife AI Event". 

Selain itu, perusahaan asal Seattle, Washington, AS tersebut juga menjalin kerja sama dengan PT PLN melalui perjanjian green tariff berkapasitas 210 megawatt untuk mendukung penggunaan energi terbarukan di Indonesia. 

Baca juga: Amazon Rebut Takhta Walmart, Patahkan Rekor 13 Tahun

Amazon sendiri bekerja sama dengan dengan pemerintah, institusi pendidikan, dan mitra industri untuk mempercepat adopsi AI sekaligus membangun talenta digital di berbagai posisi, termasuk cloud architect, spesialis AI/ML, dan data engineer.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari blog resmi Amazon, perusahaan mengeklaim bahwa sejak 2017, mereka telah melatih lebih dari 2,7 juta orang di Asia Tenggara dalam keterampilan cloud dan AI. 

Menurut Amazon, pelatihan AI dan cloud menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat adopsi teknologi AI di kawasan tersebut.  

Amazon menyebut mereka akan terus memperluas investasi teknologi, pengembangan keterampilan digital, serta kerja sama dengan pemerintah di Asia Tenggara agar peluang AI dapat dinikmati secara luas dan berkelanjutan. 

Tag:  #amazon #siapkan #investasi #triliun #asia #tenggara #termasuk #indonesia

KOMENTAR