Bolehkah Menginap Ramai-ramai di Hotel? Simak Aturan dan Risikonya
Bolehkah menginap di hotel lebih dari dua orang? Aturan hotel di Indonesia mencakup banyak hal, termasuk jumlah maksimum tamu yang menginap dalam satu kamar.
Secara umum, hotel-hotel di Indonesia menetapkan aturan kamar standar berisi maksimum dua orang dewasa dan satu anak.
- Ini Barang Hotel yang Paling Sering Dibawa Pulang Tamu Saat Menginap
- Harga Hotel Uni Emirat Arab Terjun Bebas, Imbas Konflik Timur Tengah
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran.
"Kalau dia mau lebih, umumnya yang standar itu tambah satu orang dengan extra bed (kasur tambahan). Jadi enggak boleh tuh kalau satu kamar lebih dari dua orang," kata Yusran saat dihubungi Kompas.com pada Rabu (1/4/2026).
Peraturan ini jelas tertulis di deskripsi penjualan kamar hotel, baik di situs resmi maupun online travel agent (OTA) yang bisa dibaca langsung oleh calon tamu hotel.
- Sejarah Grand Hotel De Djokja, Hotel Sejak 1911 yang Kini Bakal Buka Lagi
- Ada Konflik, Turis Timur Tengah di Bali Menginap Lebih Lama di Hotel Mewah
Menginap ramai-ramai di hotel
Dari kena peringatan hingga biaya tambahan
Bolehkah menginap di hotel lebih dari dua orang? Ada batas maksimum tamu yang bisa menginap dalam satu kamar. Simak penjelasannya.
Yusran mengatakan, tamu bisa dikenakan peringatan bila ketahuan melarang aturan saat menginap di hotel, apalagi di hotel berbintang atau hotel mewah yang menerapkan aturan ini dengan ketat.
Bila kesalahan tamu dianggap ringan, hotel akan memberi teguran dan menyuruh sisa orang lainnya untuk keluar dari kamar.
Namun, bila pelanggaran tersebut dianggap serius, tamu bisa dikenakan biaya tambahan untuk extra bed atau diimbau memesan satu kamar tambahan.
"Mereka (hotel) bisa ngasih extra charge (biaya tambahan) kalau ketahuan tempat tidurnya diturunin, kan enggak boleh digeser-geser gitu loh. Itu sering terjadi seperti itu," kata Yusran.
Peraturan hotel ini dibuat demi kenyamanan tamu, kata Yusran karena ukuran kamar hotel standar sudah disesuaikan dengan kebutuhan tamu secara umum.
Selain kasur dengan tipe single, double, dan twin, kamar hotel juga biasanya berisi lemari pakaian, rak sepatu, rak telepon, sampai meja kerja.
Demi mengantisipasi tamu curang, pihak hotel biasanya membatasi akses masuk kamar berjumlah satu atau maksimal dua kartu akses.
"Kadang ada yang bikin deposit, kadang ada extra charge, itu tergantung hotelnya masing-masing. Mereka punya sistem, mekanisme, safety (keamanan) itu bermacam-macam," jelas Yusran.
- Ada Hotel Transit di Stasiun Gambir, Bisa Menginap 4 Jam, Tarif Rp 195.000
- Hotel dengan Perpustakaan Estetik Buka di BSD City, Cocok untuk Keluarga
Tips menginap ramai-ramai di hotel
Bolehkah menginap di hotel lebih dari dua orang? Ada batas maksimum tamu yang bisa menginap dalam satu kamar. Simak penjelasannya.
Lebih lanjut, Yusran menyarankan tamu hotel untuk lebih bijak memilih akomodasi saat ingin menginap ramai-ramai.
Sebaiknya pesan kamar sesuai kebutuhan atau jumlah orang yang akan menginap agar tidak merugikan hotel dan tetap merasa nyaman selama beristirahat.
Coba juga sesuaikan tipe kamar yang dipesan. Beberapa hotel menyediakan tipe kamar lebih luas dengan kapasitas besar atau pilih jenis akomodasi lain, seperti vila dan resor.
"Banyak di resor dengan hitungan per pax. Jadi dia bisa bisa ramai-ramai satu kamar, tapi bentukan kamarnya tentu tidak seperti (hotel) itu," jelas Yusran.
"Atau ada yang lebih, bisa berlima dan ada biasanya dinamakan room, banyak juga yang seperti itu gitu. Jadi, ketentuan dalam satu berapa banyak jumlah orang di dalam kamar itu tentu menyesuaikan jumlah bed yang tersedia di dalam," pungkasnya.
Tag: #bolehkah #menginap #ramai #ramai #hotel #simak #aturan #risikonya