Alasan Kita Dilarang Pakai Alat Masak di Kereta Api, Ini Penjelasannya
Video penumpang kereta api yang menggunakan fasilitas stop kontak kereta api untuk memasak mi instan viral di media sosial.(screenshot akun Instagram @Pstore_depok)
06:07
25 April 2026

Alasan Kita Dilarang Pakai Alat Masak di Kereta Api, Ini Penjelasannya

Dalam beberapa waktu terakhir, publik ramai membahas aksi penumpang yang memasak di dalam kereta menggunakan perangkat listrik berdaya besar.

Meski terlihat sepele atau sekadar ingin menghemat biaya makan, tindakan ini sebenarnya sangat berbahaya dan melanggar aturan keselamatan.

Dilansir dari Kompas.com (25/4/2026), PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun menegaskan larangan penggunaan alat masak di dalam kereta.

Alasan dilarang pakai alat masak di kereta api

Lalu, kenapa sebenarnya hal ini tidak boleh dilakukan?

1. Sistem listrik di kereta bukan untuk beban tinggi

Stop kontak di kereta api bukanlah sumber listrik bebas pakai seperti di rumah atau hotel. Menurut pihak KAI, daya listrik di kereta diprioritaskan untuk fasilitas utama, seperti:

  • AC
  • Penerangan
  • Sistem pintu otomatis
  • Layar informasi penumpang

Alat masak, seperti penanak nasi, kompor listrik portabel, atau pemanas air, membutuhkan daya besar yang bisa memicu kelebihan beban (overload).

Baca juga: KA Rajabasa, Kereta dengan Rute Terpanjang di Sumatera, Tarifnya Rp 32.000

Jika overload terjadi, sistem listrik dapat trip dan mematikan fasilitas utama. Ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga operasional perjalanan.

2. Risiko korsleting dan kebakaran sangat tinggi

Alat masak umumnya memiliki elemen pemanas, yang berarti menghasilkan panas tinggi melalui arus listrik besar.

Ilustrasi kereta ekonomi Stainless Steel New Generation.Dok. PT KAI Ilustrasi kereta ekonomi Stainless Steel New Generation.

Dalam ruang terbatas seperti gerbong kereta, risiko yang mungkin terjadi meliputi:

  • Korsleting pada stop kontak
  • Kabel kereta mengalami panas berlebih
  • Percikan api dari alat masak
  • Asap yang memenuhi gerbong

Semua kondisi tersebut bisa memicu kebakaran, yang tentu sangat berbahaya pada moda transportasi bergerak seperti kereta api.

3. Membahayakan keselamatan dan kenyamanan penumpang lain

Kereta api membawa ratusan penumpang dalam satu perjalanan. Satu tindakan nekat dari satu orang dapat berdampak pada keselamatan semua orang. Asap atau bau dari alat masak dapat:

  • Mengganggu pernapasan
  • Membuat gerbong tidak nyaman
  • Menimbulkan kepanikan

Belum lagi risiko alat terjatuh atau tumpahan air panas ketika kereta berguncang.

4. Penyalahgunaan fasilitas yang melanggar aturan

KAI menegaskan bahwa fasilitas stop kontak adalah fasilitas pendukung, bukan untuk memasak.

Saat seseorang memakai stop kontak untuk alat berdaya besar, itu termasuk tindakan penyalahgunaan fasilitas, yang jelas dilarang.

Baca juga: Naik Kereta dari Solo ke Wonogiri Cuma Rp 4.000, Ide Liburan Hemat Akhir Pekan

KAI menekankan bahwa setiap fasilitas, baik di kereta maupun di stasiun—merupakan bagian dari sistem pelayanan yang harus dijaga bersama. Melanggar aturan ini sama saja membahayakan keselamatan seluruh penumpang.

5. Penggunaan stop kontak di kereta 

Jika tujuannya hanya ingin mengisi daya gadget, kereta sudah menyediakan stop kontak yang aman untuk:

  • Ponsel
  • Laptop
  • Tablet
  • Perangkat kecil berdaya rendah

Di stasiun, bahkan tersedia area charging station dan sejumlah stasiun telah memiliki coworking space yang lebih nyaman untuk bekerja atau mengisi daya sebelum naik kereta.

Tag:  #alasan #kita #dilarang #pakai #alat #masak #kereta #penjelasannya

KOMENTAR