Kunjungan Turis ke Thailand Diprediksi Turun akibat Perang AS-Israel Vs Iran
Kementerian Keuangan Thailand prediksi kedatangan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi Thailand menurun tahun ini, Selasa (28/4/2026). Hal itu akibat perang Amerika Serikat (AS) dan Israel lawan Iran yang menyebabkan gejolak harga energi global.
Pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) Thailand diproyeksikan akan turun menjadi 1,6 persen, demikian disampaikan kementerian dalam sebuah pernyataan, turun dari 2,4 persen pada tahun 2025.
- Thailand Diprediksi Bisa Seperti Gurun Sahara Tahun 2070 akibat Cuaca Ekstrem
- Bangkok Thailand Dilanda Panas Ekstrem, Indeks Panas Capai 51,9 Derajat Celsius
Kunjungan turis ke Thailand diprediksi menurun tahun ini
Wisatawan dan Eropa dan Timur Tengah berkurang
Kunjungan wisatawan asing ke Thailand diprediksi menurun akibat perang AS-Israel lawan Iran.
Sektor pariwisata termasuk yang diandalkan oleh Pemerintah Thailand. Sayangnya, jumlah kunjungan wisatawan belum bisa kembali ke level sebelum pandemi Covid-19, dilansir dari AFP, Rabu (29/4/2026).
Pada bulan Februari 2026 lalu, Pemerintah Thailand sempat optimistis dengan perkiraan pertumbuhan antara 1,5 hingga 2,5 persen. Namun, konflik geopolitik mengubah segalanya dengan cepat.
Thailand memperkirakan akan ada 33,5 juta wisatawan asing tahun ini, turun sekitar dua juta orang dari estimasi sebelumnya.
Penurunan paling tajam terjadi pada wisatawan asing asal Eropa dan Timur Tengah. Perang antara AS-Israel melawan Iran yang dimulai sejak akhir Februari 2026 menjadi pemicunya.
Perang tersebut membuat harga bahan bakar pesawat melambung tinggi, yang mana membuat biaya perjalanan menjadi sangat mahal bagi para wisatawan asing.
Menurut data dari Kementerian Pariwisata Thailand, kunjungan wisatawan asing asal Timur Tengah mengalami penurunan sepertiga pada Maret 2026, dibandingkan bulan yang sama tahun 2025.
Sementara itu, wisatawan asing asal Eropa juga mengalami penurunan sekitar empat persen, sedangkan wisatawan asing dari negara-negara Asia justru naik sebesar enam persen.
- Di Balik Meriahnya Songkran di Thailand, 242 Orang Tewas dalam Sepekan
- 5 Negara yang Terima QRIS Selain Indonesia, dari Thailand hingga Jepang
Kunjungan wisatawan asing ke Thailand diprediksi menurun akibat perang AS-Israel lawan Iran.
Tahun lalu, Thailand menerima hampir 33 juta pengunjung asing secara total. Tahun ini tantangannya jauh lebih berat karena faktor global.
Selain jumlah wisatawan, inflasi inti di Thailand juga diprediksi akan melonjak.
Kementerian Keuangan Thailand memperkirakan inflasi inti Negeri Gajah Putih diperkirakan akan mencapai tiga persen tahun ini, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 0,3 persen.
- Thailand Berencana Perketat Syarat Masuk, Turis Wajib Punya Asuransi Kesehatan
- Thailand Berencana Terapkan Pajak Turis Rp 156.000, Apa Manfaatnya?
Tag: #kunjungan #turis #thailand #diprediksi #turun #akibat #perang #israel #iran