Genjot Wisata Daerah Bencana, Jepang Punya Bandara Pokemon Pertama di Dunia
Area atrium lantai dua Bandara Noto Satoyama Pokemon With You di Prefektur Ishikawa, Jepang. Bandara pokemon pertama di dunia.(DOK. PR Times)
12:07
21 Mei 2026

Genjot Wisata Daerah Bencana, Jepang Punya Bandara Pokemon Pertama di Dunia

 Jepang bakal memiliki bandara bertema Pokemon pertama di dunia. Mulai 7 Juli 2026, Bandara Noto Satoyama (NTQ) di Prefektur Ishikawa, Jepang, akan berganti nama menjadi Bandara Noto Satoyama Pokemon With You.

Penggunaan nama Pokemon pada bandara ini akan berlaku selama tiga tahun hingga 30 September 2029 mendatang, seperti dilansir The Straits Times, Rabu (20/5/2026).

Bandara yang hanya melayani penerbangan eksklusif dari dan menuju Bandara Internasional Tokyo Haneda tersebut akan menampilkan 111 karakter Pokemon di total empat lantai bandara ini.

Baca juga: 2.678 Kartu Pokemon Ditahan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Apa Alasannya?

Luar Bandara Noto Satoyama Pokemon With You di Prefektur Ishikawa, Jepang. Bandara pokemon pertama di dunia.DOK. PR Times Luar Bandara Noto Satoyama Pokemon With You di Prefektur Ishikawa, Jepang. Bandara pokemon pertama di dunia.

Dikutip dari Euro News, di lobi kedatangan lantai pertama, pengunjung akan disambut oleh mural yang merupakan penghormatan kepada alam yang berjudul “Masa Depan yang Cerah”.

Sementara di bagian luar, pilar-pilar tersebut telah didekorasi dengan karakter Pokemon, yang digambarkan dengan konsep "menciptakan suasana yang mengasyikkan yang membangkitkan perasaan antisipasi di awal sebuah perjalanan".

Tema ini juga berlanjut ke lantai dua, di mana dinding-dindingnya menampilkan karakter-karakter yang digambarkan dalam suasana bandara, serta pada papan petunjuk informasi.

Selain itu, pengunjung bandara atau penumpang yang akan menaiki pesawat, juga bisa berbelanja merchandise eksklusif di toko-toko dalam bandara.

Baca juga: Ribuan Kartu Pokemon Ditahan Bea Cukai, Ini Aturan Bawa Barang dari Luar Negeri

Setelah bandara bertema Pokemon ini beroperasi, akan ada dua bus bertema pokemon yang juga hadir di Prefektur Ishikawa.

Layanan bus ekspres ini menghubungkan Stasiun Kanazawa, bandara, dan Kota Wajima dan dijadwalkan beroperasi sekali sehari dari setiap arah mulai pertengahan Juli 2026.

Layanan bus wisata baru juga menghubungkan bandara dengan tempat-tempat wisata bertema Pokemon yang tersebar di seluruh Semenanjung Noto.

Baca juga: Jepang Kembangkan Ruang Shalat Portabel untuk Wisatawan Muslim

Dongkrak pariwisata daerah bencana

Kehadiran bandara Pokemon di Jepang merupakan bagian dari upaya untuk merevitalisasi wilayah Semenanjung Noto.

Lobi kedatangan lantai satu Bandara Noto Satoyama Pokemon With You di Prefektur Ishikawa, Jepang. Bandara pokemon pertama di dunia.DOK. PR Times Lobi kedatangan lantai satu Bandara Noto Satoyama Pokemon With You di Prefektur Ishikawa, Jepang. Bandara pokemon pertama di dunia.

Daerah tersebut pernah dilanda gempa bumi dan hujan lebat tepat pada Tahun Baru 2024, menyebabkan ratusan orang meninggal, ribuan orang luka-luka, serta menghancurkan infrastruktur daerah.

Melalui tema bandara Pokemon termasuk perubahan pada logonya, pemerintah setempat bertujuan membawa senyuman dan keceriaan kepada anak-anak yang terdampak bencana.

Baca juga: Wisata di Jepang yang Paling Diminati Turis Asing, Ada Kyoto

“Saya ingin memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak di Noto dan membangkitkan semangat mereka sebanyak mungkin,” kata Gubernur Ishikawa, Yukiyoshi Yamano.

Pemerintah Prefektur Ishikawa mengatakan bahwa julukan baru tersebut diusulkan pada April 2025 oleh Yayasan Pokemon With You, yang didirikan oleh karyawan The Pokemon Co. dan terlibat dalam kegiatan kontribusi sosial.

Bandara di kota Wajima saat ini dijuluki Bandara Noto Satoyama, Kata "satoyama" sendiri  merujuk pada ekosistem pedesaan berupa ladang dan hutan yang dibentuk oleh masyarakat setempat.

 Baca juga: Jepang Luncurkan Kartu Prabayar untuk Turis, Bikin Liburan Lebih Praktis

Tag:  #genjot #wisata #daerah #bencana #jepang #punya #bandara #pokemon #pertama #dunia

KOMENTAR