Ruang Hijau 5,6 Hektar di Jaksel Dibuka, Ini Dampaknya
Pembangunan Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tak hanya menambah ruang terbuka hijau, tetapi juga menunjukkan peran pengawasan proyek dalam memastikan kualitas infrastruktur publik.
Sucofindo terlibat sebagai konsultan manajemen konstruksi yang mengawal proses pembangunan taman seluas sekitar 5,6 hektar tersebut.
“Sucofindo ditunjuk sebagai konsultan manajemen konstruksi yang mengawasi pekerjaan pembangunan di kawasan taman ini,” ujar Kepala Cabang Jakarta Sucofindo Berriman H. Nadeak, melalui keterangan pers, Selasa (31/3/2026).
“Kami memastikan setiap pekerjaan dapat berjalan tepat waktu, sesuai spesifikasi kualitas, serta mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan kerja di lokasi proyek,” lanjutnya.
Keterlibatan ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan fasilitas publik yang berkelanjutan dan berkualitas.
Baca juga: Fokus ke Tata Kelola dan ESGRC, Sucofindo Dorong Kepatuhan dan Ketahanan Bisnis BUMN
Ruang publik terintegrasi hasil penggabungan taman
Direktur PT Integrasi Transit Jakarta Teguh Firmansyah menjelaskan, kawasan ini merupakan hasil penggabungan Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser menjadi satu ruang terbuka hijau terpadu.
“Taman ini hadir sebagai ruang alternatif bagi warga Jakarta,” kata Teguh.
“Kami menggabungkan tiga taman menjadi satu kawasan ruang terbuka hijau agar masyarakat memiliki ruang publik yang nyaman untuk beraktivitas di luar ruang.”
Kawasan ini dilengkapi fasilitas seperti children playground, jembatan Merah Putih, lapangan padel, hingga lapangan multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan warga.
Baca juga: Perkuat Ketahanan Informasi, Latihan Siber TNI Gandeng BUMN Sucofindo
Proyek dipercepat, manfaat mulai dirasakan warga
Teguh juga mengapresiasi dukungan Sucofindo dalam pengawasan proyek yang dikerjakan dalam waktu relatif singkat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Sucofindo yang telah bekerja maksimal dalam waktu yang relatif singkat, bahkan hampir 24 jam sejak Oktober hingga Maret,” ujarnya.
“Harapannya ruang publik ini dapat digunakan bersama oleh warga Jakarta dan sekitarnya.”
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan taman ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan ruang publik yang inklusif.
“Alhamdulillah Taman Bendera Pusaka ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Pramono.
“Kehadiran taman ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dan ramah bagi masyarakat.”
Sebagai informasi, Sucofindo adalah perusahaan testing, inspection, and certification (TIC). Sucofindo berperan dalam memastikan proyek pembangunan berjalan sesuai standar kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan.
Perusahaan ini didirikan pada 22 Oktober 1956 dan kini menjadi bagian dari holding BUMN jasa survei, PT IDSurvey (Persero), bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) dan PT Surveyor Indonesia (Persero).
Saat ini, Sucofindo memiliki 92 titik layanan dan 68 laboratorium di seluruh Indonesia, yang mendukung berbagai sektor mulai dari konstruksi hingga energi baru dan terbarukan.