RI dan Korsel Sepakati 10 Kerja Sama Strategis, Fokus Mineral hingga AI
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae atau Blue House, Rabu (1/4/2026). (Sekretariat Presiden RI)
19:56
1 April 2026

RI dan Korsel Sepakati 10 Kerja Sama Strategis, Fokus Mineral hingga AI

— Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan menyepakati 10 kerja sama strategis lintas sektor. Kolaborasi mencakup mineral kritis hingga keuangan.

Kesepakatan ditandai dengan pertukaran Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan langsung prosesi tersebut saat kunjungan ke Cheong Wa Dae atau Blue House, Seoul, Rabu (1/4/2026).

Langkah ini memperkuat kemitraan strategis kedua negara. Fokus diarahkan pada sektor masa depan dengan nilai tambah tinggi.

Baca juga: Indonesia-Jepang Sepakat Kerja Sama Tanah Jarang dan Mineral Kritis

Tekankan hubungan strategis

Pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyoroti pentingnya hubungan bilateral. Prabowo menilai Korea Selatan sebagai mitra dekat Indonesia.

"Saya menganggap Korea Selatan sebagai sahabat karib Indonesia dan saya ingin meningkatkan kerja sama ini," ujarnya.

Prabowo juga menekankan potensi saling melengkapi antara kedua negara. Indonesia memiliki sumber daya alam dan pasar besar, sementara Korea Selatan unggul di industri dan teknologi.

"Industri serta sains dan teknologi Anda sangat maju. Kami memiliki banyak sumber daya, kami memiliki pasar yang besar. Kita bisa saling melengkapi satu sama lain," katanya.

Kondisi global yang tidak pasti turut menjadi perhatian. Kerja sama dinilai semakin penting di tengah dinamika tersebut.

"Kunjungan kenegaraan saya ke sini terjadi di saat situasi dunia penuh dengan ketidakpastian dan bahaya. Hal ini membuat hubungan antarnegara seperti Indonesia dan Korea menjadi lebih penting," ucap Prabowo.

Baca juga: Prabowo Minta Pengusaha Jepang Lapor Langsung, Jika Ada Keluhan di Indonesia

Daftar kerja sama

Sebanyak 10 MoU yang disepakati mencakup berbagai sektor strategis:

1. Pembentukan Dialog Strategis Komprehensif Khusus

2. Kerja sama Ekonomi 2.0

3. Kemitraan mineral kritis

4. Pengembangan digital

5. Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk kesehatan dasar dan pembangunan manusia

6. Energi bersih

7. Penangkapan dan penyimpanan karbon atau carbon capture and storage (CCS)

8. Industri jasa pembangkit lepas pantai

9. Perlindungan dan penegakan hak kekayaan intelektual

10. Kerja sama keuangan antara Danantara dan Exim Bank Korea

Tag:  #korsel #sepakati #kerja #sama #strategis #fokus #mineral #hingga

KOMENTAR