Lebih dari 20 Kapal Lintasi Selat Hormuz Saat Ketegangan Meningkat
Perahu motor melaju di lepas pantai Al Jeer, Selat Hormuz, di utara Ras Al Khaimah, Uni Emirat Arab, dengan latar belakang kapal tanker minyak pada 25 Februari 2026.(AFP/FADEL SENNA)
06:51
20 April 2026

Lebih dari 20 Kapal Lintasi Selat Hormuz Saat Ketegangan Meningkat

Lebih dari 20 kapal melintasi Selat Hormuz pada Sabtu (18/4/2026). Data perusahaan analisis pelayaran Kpler mencatat angka ini menjadi yang tertinggi sejak 1 Maret.

Pergerakan ini menunjukkan aktivitas pengiriman energi tetap berlangsung. Ketegangan di kawasan Timur Tengah belum menghentikan lalu lintas kapal.

Sejumlah kapal membawa berbagai komoditas. Muatan mencakup minyak mentah, gas, hingga pupuk.

Baca juga: Buka-Tutup Selat Hormuz, Kapan Harga Plastik Bisa Turun?

Lima kapal tercatat terakhir memuat kargo dari Iran. Jenis muatan bervariasi, mulai dari produk minyak hingga logam.

Tiga kapal di antaranya mengangkut liquefied petroleum gas atau LPG. Kapal tersebut masing-masing menuju China dan India.

Kapal tanker berbendera Panama, Crave, mengangkut LPG dari Uni Emirat Arab. Kapal ini sedang menuju Indonesia.

Dua kapal tanker lain, Akti A dan Athina, membawa produk olahan dari Bahrain. Akti A menuju Mozambik, sementara Athina menuju Thailand.

Kapal tanker berbendera Liberia, Navig8 Macallister, mengangkut sekitar 500.000 barel nafta dari Uni Emirat Arab. Tujuan akhir kapal ini adalah Ulsan, Korea Selatan.

Baca juga: Rupiah Diproyeksi Sentuh Rp 17.300-an Saat Iran Buka-Tutup Selat Hormuz

Kapal Very Large Crude Carrier atau VLCC Fpmc C Lord membawa sekitar 2 juta barel minyak mentah dari Arab Saudi. Kapal ini menuju pelabuhan Mailiao di Taiwan.

Kapal berbendera India, Desh Garima, mengangkut sekitar 780.000 barel minyak mentah Das dari Uni Emirat Arab. Kapal ini bergerak menuju Sri Lanka.

Kapal Ruby mengangkut pupuk dari Qatar menuju Uni Emirat Arab.

Kapal tanker Merry M membawa kokas minyak bumi dari Arab Saudi ke Ravenna, Italia.

Tag:  #lebih #dari #kapal #lintasi #selat #hormuz #saat #ketegangan #meningkat

KOMENTAR