Rupiah Jeblok ke Level Terlemah Sepanjang Masa, Penyebabnya dari Dalam Negeri
Ilustrasi rupiah. (SHUTTERSTOCK/TALULLA)
17:28
29 April 2026

Rupiah Jeblok ke Level Terlemah Sepanjang Masa, Penyebabnya dari Dalam Negeri

- Nilai tukar rupiah makin terpuruk menjelang akhir April 2026. Rabu (29/4/2026), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 83 atau 0,48 persen menjadi Rp 17.326 per dollar Amerika Serikat (AS).

Kurs rupiah ditutup di level paling lemah sepanjang masa. Rupiah sempat menyentuh Rp 17.341 per dollar AS pada pukul 10.40 WIB tadi pagi.

Sejalan, kurs rupiah Jisdor melemah Rp 79 atau 0,46 persen menjadi Rp 17.324 per dolar AS. Ini juga merupakan posisi Jisdor paling lemah sepanjang masa.

Baca juga: Rupiah Tembus Rp 17.326, Dipicu Sentimen Danantara dan Konflik Timur Tengah

Ilustrasi rupiah. Shutterstock/Travis182 Ilustrasi rupiah.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong menilai, pelemahan rupiah kali ini lebih dipengaruhi oleh sentimen domestik, meskipun indeks dolar AS hanya mengalami kenaikan tipis.

Salah satu faktor eksternal yang turut memberi tekanan adalah kenaikan harga minyak mentah dunia.

Namun demikian, Lukman menekankan bahwa tekanan utama berasal dari dalam negeri.

“Tekanan kuat pada rupiah lebih mencerminkan kekhawatiran domestik, keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga, penurunan cadev (cadangan devisa), dan belum ada upaya pemerintah yang jelas untuk memangkas anggaran yang tidak mendesak seperti MBG,” ujar Lukman kepada Kontan, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Rupiah Pagi Masih Lesu, IHSG Tancap Gas

Ia menambahkan, ketiadaan rilis data ekonomi domestik juga membuat rupiah tidak memiliki katalis positif untuk menahan tekanan, sehingga tetap berada dalam tren melemah.

Untuk perdagangan Kamis (30/4/2026), Lukman memperkirakan pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi sentimen eksternal, khususnya hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).

Ilustrasi Rupiah. Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas mengingatkan pemerintah agar mewaspadai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi saat ini.PIXABAY/DARNO BEGE Ilustrasi Rupiah. Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas mengingatkan pemerintah agar mewaspadai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi saat ini.

Meski suku bunga acuan diperkirakan tetap, pasar menanti arah kebijakan bank sentral AS.

“Pasar memperkirakan The Fed akan memberikan pernyataan yang cenderung hawkish sebagai respons terhadap kenaikan harga minyak mentah,” jelasnya.

Baca juga: Pelemahan Rupiah Meluas, Tak Hanya Terhadap Dolar AS

Menurut Lukman, rupiah masih berpotensi tertekan, kecuali muncul sentimen positif seperti meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah atau pernyataan The Fed yang lebih dovish dari ekspektasi.

Adapun untuk perdagangan besok, Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp 17.250 hingga Rp 17.400 per dollar AS. (Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Avanty Nurdiana)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Rupiah Jeblok ke Level Terlemah Sepanjang Masa, Penyebabnya dari Dalam Negeri

Tag:  #rupiah #jeblok #level #terlemah #sepanjang #masa #penyebabnya #dari #dalam #negeri

KOMENTAR