Bela Ojol, Prabowo Turunkan Potongan Aplikator dari 20 Ke 8 Persen
Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara May Day atau Hari Buruh 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).(YouTube Sekretariat Presiden)
12:16
1 Mei 2026

Bela Ojol, Prabowo Turunkan Potongan Aplikator dari 20 Ke 8 Persen

- Presiden Prabowo Subianto, menurunkan potongan tarif driver ojek online (Ojol) dari 20 persen menjadi 8 persen.

Ketentuan itu diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

Perpres ini Prabowo terbitkan sebagai salah satu kado untuk pekerja pada peringatan Hari Buruh Sedunia 2026.

“Tadi pembagian pendapatan dari 80 persen untuk pengemudi sekarang menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi,” kata Prabowo di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Soal Tarif, Pemerintah Diminta Pertimbangkan Model Bisnis Aplikator

Untuk diketahui, selama ini driver ojol mengeluhkan potongan biaya aplikator yang dinilai terlalu besar, yakni 20 persen dari total biaya yang dibayar penumpang.

Kini, melalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 pemerintah menetapkan driver ojol mendapatkan 92 persen bagian dari biaya yang dibayar penumpang.

Selain itu, Prabowo juga memerintahkan driver ojol harus mendapatkan sejumlah jaring pengaman seperti jaminan kecelakaan kerja.

“Harus diberi jaminan kecelakaan kerja, akan diberi akan diberikan BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan,” tutur Prabowo.

Baca juga: Asosiasi Taksi Online Ini Keberatan Wacana Potongan Aplikasi 10 Persen, Apa Alasannya?

Di luar aturan yang spesifik melindungi hak driver obline, Prabowo menyebut pemerintah juga telah menaikkan upah minimum, membangun rumah subsidi, hingga memberikan diskon 50 persen iuran jaminan kecelakaan kerja bukan penerima upah.

“Kita memperluas kesempatan kerja untuk pekerja disabilitas,” tutur Prabowo

Tag:  #bela #ojol #prabowo #turunkan #potongan #aplikator #dari #persen

KOMENTAR