Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria memastikan, restrukturisasi BUMN karya tetap jalan meski rupiah melemah. [Suara.com/Achmad Fauzi].
18:24
19 Mei 2026

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, memastikan pelemahan nilai tukar rupiah tidak berdampak pada restrukrisasi BUMN karya.

Dony bilang, utang yang dimiliki BUMN Karya tidak berupa dolar AS, sehingga tetap gaspol untuk restrukturisasi.

Untuk diketahui, pelemahan nilai tukar rupiah ini memang membuat BUMN ketar-ketir, karena yang memiliki utang berupa dolar AS, maka akan berdampak kenaikan nilai utang.

"Biasa, tetap berjalan seperti biasa. Apalagi karya tidak ada denominasi dolar AS kan," ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]Nilai tukar rupiah tak mempengaruhi restrukturisasi BUMN Karya. [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut Dony, proses restrukturisasi BUMN karya masih berjalan sesuai rencana awal. Ia pun merasa optimis BUMN Karya kembali sehat.

"Jadi enggak apa-apa, itu kan semua proses yang harus dijalani. Harus optimistis, tetap berjalan dengan baik sesuai dengan schedule," bebernya.

Setelah sehat, tambah Dony, BUMN karya akan melewati proses selanjutnya, yaitu konsolidasi, di mana beberapa BUMN akan dilebur atau merger.

Saat ini terdapat tujuh BUMN Karya diantaranya, PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT PP (Persero) Tbk, PT Brantas Abipraya (Persero), danPT Nindya Karya (Persero).

"Mungkin kita tetap masih berharap, tetapi kemungkinan besar itu (konsolidasi BUMN Karya) akan mundur. Karena setelah saya lihat timeline-nya, yang pasti tahun ini akan selesai," pungkas Dony.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #masa #bodo #rupiah #melemah #restrukturisasi #bumn #karya #tetap #gaspol

KOMENTAR