Harga Emas Dunia Naik, Investor Pantau Negosiasi AS-Iran
Harga emas dunia(Freepik)
08:04
21 Mei 2026

Harga Emas Dunia Naik, Investor Pantau Negosiasi AS-Iran

- Harga emas dunia menguat sekitar 1 persen pada akhir perdagangan Rabu (20/5/2026) waktu setempat atau Kamis (21/5/2026) pagi WIB.

Kenaikan harga logam mulia terjadi setelah imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) dan harga minyak mentah melemah di tengah harapan meredanya konflik di Timur Tengah.

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 1,1 persen ke level 4.531,99 dollar AS per ons.

Meski menguat, emas sempat menyentuh level terendah dalam lebih dari tujuh pekan pada awal sesi perdagangan.

Baca juga: Prabowo Ingin Indonesia Tentukan Sendiri Harga CPO, Emas, dan Nikel

Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Juni naik tipis 0,1 persen ke level 4.535,30 dollar AS per ons.

Direktur perdagangan logam High Ridge Futures David Meger mengatakan harga emas mendapat dorongan setelah kenaikan imbal hasil obligasi AS mulai mereda. "Kami melihat adanya jeda dari kenaikan imbal hasil obligasi yang terus berlangsung. Akibatnya, harga emas berhasil bangkit dari level terendah baru-baru ini," ujar Meger.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tercatat turun tipis setelah sehari sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak Januari 2025.

Kenaikan imbal hasil obligasi biasanya meningkatkan biaya peluang memegang emas karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil.

Menurut Meger, prospek meredanya konflik di Timur Tengah juga menjadi sentimen positif bagi emas karena diharapkan menekan tren suku bunga tinggi. "Segala bentuk penyelesaian perang atau dibukanya kembali Selat Hormuz akan positif bagi pasar emas karena ekspektasinya suku bunga akan turun, sehingga membantu pasar emas," kata dia.

Harga minyak mentah Brent sendiri melemah setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengatakan perang dengan Iran akan berakhir "sangat cepat". Meski demikian, pelaku pasar masih berhati-hati terhadap hasil perundingan damai karena gangguan pasokan di Timur Tengah masih berlanjut.

Risalah rapat Federal Reserve bulan April menunjukkan pejabat bank sentral AS memperingatkan perang AS-Iran dapat memicu inflasi dan memperkuat alasan kenaikan suku bunga jika inflasi tetap berada di atas target 2 persen.

Walaupun dikenal sebagai aset lindung nilai (safe haven) terhadap inflasi, emas memang cenderung kurang menarik dalam lingkungan suku bunga tinggi.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sebesar 48,6 persen untuk Federal Reserve menaikkan suku bunga pada Desember mendatang.

Sedangkan peluang untuk suku bunga tetap bertahan pada rapat Juni mencapai 89,6 persen.

Adapun harga logam mulia lainnya turut menguat.

Harga perak spot naik 3,1 persen menjadi 76,06 dollar AS per ons Kemudian harga platinum naik 1,6 persen menjadi 1.952,30 dollar AS per ons, sedangkan palladium menguat 1,5 persen ke level 1.373,62 dollar AS per ons.

Baca juga: Harga Emas Dunia Turun Tertekan Penguatan Dollar dan Obligasi AS

Tag:  #harga #emas #dunia #naik #investor #pantau #negosiasi #iran

KOMENTAR