IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis
IHSG mulai Reborn di awal perdagan Kamis. [Suara.com/Alfian Winanto]
09:26
21 Mei 2026

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai reborn pada awal perdagangan, Kamis, 21 Mei 2026. IHSG dibuka menghijau ke level 6.366.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih menguat 0,17 persen ke level 6.329.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 1,90 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,17 triliun, serta frekuensi sebanyak 130.100 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 338 saham bergerak naik, sedangkan 192 saham mengalami penurunan, dan 429 saham tidak mengalami pergerakan.

Ilustrasi pergerakan saham hari ini di IHSG BEI [Antara]Ilustrasi pergerakan saham hari ini di IHSG BEI [Antara]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ALKA, SOTS, NIRO, INTD, SULI.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ASPR, TPIA, PBID, LUCY, RELI.

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan bergerak variatif cenderung menguat pada perdagangan hari ini. Sentimen positif datang dari penguatan bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street, penguatan nilai tukar rupiah, hingga kenaikan sejumlah harga komoditas.

Mengutip riset CGS International Sekuritas Indonesia, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen turut memberi dorongan positif terhadap pasar keuangan domestik.

“Naiknya indeks di bursa Wall Street dan menguatnya nilai tukar rupiah paska BI menaikan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5.25% serta naiknya beberapa harga komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar,” tulis riset CGS International Sekuritas Indonesia.

Meski demikian, pasar saham nasional masih dibayangi tekanan dari proses penyesuaian saham-saham yang keluar dari indeks MSCI. Faktor tersebut dinilai berpotensi menjadi katalis negatif bagi pergerakan IHSG dalam jangka pendek.

“Sementara itu masih terus berlanjutnya proses penyesuaian saham-saham yang keluar dari indeks MSCI berpeluang menjadi katalis negatif untuk indeks harga saham gabungan,” lanjut riset tersebut.

CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level support 6.215 dan 6.110, sedangkan level resistance berada di kisaran 6.420 hingga 6.525.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6215/6110 dan resist 6420/6525,” tulis riset itu.

Sejalan dengan proyeksi tersebut, CGS International Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk dicermati investor, yakni Japfa Comfeed Indonesia (JPFA), Charoen Pokphand Indonesia (CPIN), Wismilak Inti Makmur (WIIM), Unilever Indonesia (UNVR), Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Danamon Indonesia (BDMN). Seluruh saham tersebut direkomendasikan dengan rating buy.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #ihsg #mulai #reborn #menghijau #awal #perdagangan #kamis

KOMENTAR