Semangat Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Kolaborasi Reformasi Birokrasi
Menteri PANRB Rini Widyantini mengajak ASN memanfaatkan teknologi digital secara bijak untuk memperkuat reformasi birokrasi dan pelayanan publik dalam momentum Harkitnas 2026.(Dok. Kementerian PANRB)
09:34
21 Mei 2026

Semangat Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Kolaborasi Reformasi Birokrasi

- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengajak masyarakat memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dengan semangat baru melalui pemanfaatan teknologi digital secara cerdas dan bijak.

Menurut Rini, semangat kebangkitan nasional sejak berdirinya Budi Utomo pada 1908 lahir dari kesadaran kolektif untuk bangkit melalui pendidikan, persatuan, dan kebudayaan. Semangat tersebut dinilai tetap relevan dan perlu diadaptasi dalam konteks era digital.

“Oleh karena itu, kita harus memanfaatkan segala instrumen yang berkembang saat ini secara tepat, proporsional, dan objektif, termasuk digitalisasi. Digitalisasi adalah tangga kemajuan, tetapi harus dimanfaatkan secara bijak,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (21/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Rini di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Tema Harkitnas 2026 adalah “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema ini dinilai sejalan dengan semangat menjaga Indonesia melalui pelindungan generasi muda agar mampu bergerak maju bersama.

Baca juga: Lawan Korupsi, Dinkominfotik Brebes dan Inspektorat Hadirkan Jejaring Pariwara Antikorupsi KPK di Harkitnas

Rini menilai Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa Indonesia harus terus berkembang dan melakukan pembenahan di berbagai sektor, termasuk pemerintahan.

Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Dok. Kementerian PANRB Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Menurut dia, reformasi birokrasi merupakan salah satu bentuk kebangkitan di era modern karena mendorong perubahan pola pikir, budaya kerja, dan struktur birokrasi agar lebih selaras dengan nilai demokrasi, keadilan, dan kepentingan masyarakat.

Rini mengatakan, Kementerian PANRB saat ini terus mempercepat transformasi aparatur sipil negara (ASN), salah satunya melalui penguatan kompetensi digital untuk menciptakan talenta birokrasi yang adaptif dan berdaya saing.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi telah mendorong perubahan sistem pemerintahan menuju layanan berbasis data yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Ke depan ASN harus melakukan transformasi besar menuju pemerintahan digital,” kata Rini.

Baca juga: Gen Z, Swasta, dan Pudarnya Romantisme Jadi ASN

Ia juga mengajak seluruh ASN memperkuat transformasi digital melalui pengembangan talenta, modernisasi sistem kerja, serta kolaborasi lintas sektor.

Selain itu, birokrasi dinilai perlu semakin responsif dan berbasis data agar kebijakan maupun layanan publik dapat dijalankan secara cepat, tepat, dan terukur.

Peringatan Harkitnas 2026, sebut Rini, menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menumbuhkan semangat kebangkitan nasional dalam berbagai bidang kehidupan.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan selalu berorientasi pada kemajuan bersama,” tegasnya.

Tag:  #semangat #harkitnas #menteri #panrb #dorong #kolaborasi #reformasi #birokrasi

KOMENTAR