PT INTI Mau Ditutup, Danantara Pastikan Tak Ada PHK Karyawan
- Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) memastikan penutupan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) tidak akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan para karyawan PT INTI tetap dalam kondisi aman meski perusahaan sedang dalam proses evaluasi.
“Enggak ada (PHK). Pekerjanya aman. Kan kita sudah bilang, kan. Semua enggak ada yang di PHK,” ujarnya ditemui Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/5/2026). PT INTI merupakan BUMN yang bergerak di bidang produksi peralatan telekomunikasi dan teknologi.
Perusahaan pelat merah ini sudah berumur hampir 52 tahun sejak didirikan pada 30 Desember 1974.
Baca juga: Danantara Buka Opsi Tutup PT INTI, BUMN Telekomunikasi Legendaris
Menurut Dony, Danantara saat ini masih melakukan proses penilaian dan verifikasi terhadap kondisi PT INTI, sebelum mengambil keputusan final terkait masa depan perusahaan tersebut.
“Sedang dilakukan assessment, sedang dicek. Sebagaimana yang saya sampaikan mengenai streamline (penataan BUMN), semuanya masih dalam proses verifikasi,” ungkap dia.
Sebelumnya, Dony menyebut Danantara membuka peluang untuk menutup sejumlah BUMN yang bermasalah akibat tata kelola yang tidak optimal, termasuk berjalan sendiri-sendiri. Salah satu yang dipertimbangkan adalah PT INTI.
“Mungkin kita mengenal dulu banyak BUMN-BUMN terkenal, kalau di Bandung itu ada PT INTI yang sangat terkenal sekarang menghadapi permasalahan mungkin akan kita tutup juga,” ujarnya dalam Jogja Financial Festival (Finfest) 2026 di Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).
PT INTI yang berdiri sejak 1974, tercatat sempat menjadi tulang punggung pembangunan infrastruktur telekomunikasi nasional.
Pada periode 1985 hingga 1998, PT INTI bahkan ditunjuk pemerintah sebagai pemasok tunggal Sentral Telepon Digital Indonesia (STDI). Pada masa kejayaannya, perusahaan tersebut menguasai sekitar 60 persen pangsa pasar infrastruktur telekomunikasi nasional.
Saat ini perusahaan sedang menjalankan beberapa lini bisnis, di antaranya pembuatan kabel serat optik, smart energy devices, dan tabung liquid petroleum gas (elpiji) composite.
Perusahaan juga merakit perangkat cerdas untuk lini produk broadband dan smart energy, kartu cerdas, dan genuine product.
Baca juga: Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Berstatus BUMN