Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menginstruksikan militer AS kembali melancarkan serangan udara baru yang menyasar pangkalan militer Iran. [AI]
09:46
28 Mei 2026

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Harga minyak mentah dunia melonjak tajam pada awal perdagangan di pasar Asia, Kamis 28 Mei 2026.

Kenaikan ini dipicu oleh laporan serangan kedua Amerika Serikat (AS) terhadap Iran dalam pekan ini, yang sekaligus mengikis harapan pasar terkait kesepakatan damai kedua negara tersebut.

Meskipun menguat hari ini, harga minyak sebenarnya baru saja mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

Koreksi tersebut terjadi setelah muncul laporan bahwa Iran kemungkinan akan membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial dalam kurun waktu 30 hari.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak Juli melonjak 1,9 persen ke level 96,03 dolar AS per barel pada pukul 00:05 GMT (07:05 WIB)

Sementara itu minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 1,9 persen menjadi 90,36 dolar AS per barel.

Ilustrasi harga minyak. [Freepik] Ilustrasi harga minyak. [Freepik]

Tiga ledakan dilaporkan terdengar di wilayah Bandar Abbas, Iran, pada Kamis dini hari. Reuters mengabarkan bahwa militer AS kembali melancarkan serangan udara baru yang menyasar pangkalan militer Iran.

Pihak militer AS menyatakan operasi tersebut sebagai bentuk "membela diri". Kendati melakukan serangan susulan, AS mengklaim bahwa status gencatan senjata dengan Iran masih tetap berlaku.

Serangan terbaru ini terjadi tak lama setelah Presiden AS Donald Trump membantah laporan bahwa Iran akan membuka kembali jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz dalam sebulan ke depan.

Trump juga menolak gagasan kontrol bersama atas Selat Hormuz oleh Iran dan Oman, serta memberi sinyal bahwa dirinya belum puas dengan draf kesepakatan damai yang ada saat ini.

Namun, pernyataan terbaru Trump mendinginkan optimisme tersebut dan menunjukkan bahwa kesepakatan tidak akan tercapai dalam waktu dekat seperti yang diperkirakan pasar.

Sebelumnya, harga minyak sempat merosot tajam pada perdagangan Rabu (27/5) karena pelaku pasar berspekulasi bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran sudah dekat.

Ekspektasi pembukaan kembali Selat Hormuz bahkan sempat membuat harga minyak Brent jatuh ke bawah 100 dolar AS per barel.

Walaupun sejumlah pejabat AS sempat melontarkan komentar optimistis mengenai jalannya negosiasi sepanjang pekan lalu, kedua belah pihak nyatanya masih berselisih paham, khususnya terkait aktivitas nuklir Teheran dan pengelolaan Selat Hormuz.

Hingga saat ini, volume kapal pengangkut minyak yang melintasi Selat Hormuz dilaporkan masih sangat minim jauh di bawah kapasitas sebelum konflik pecah.

Selat HormuzSelat Hormuz. [Ist]

Penutupan jalur logistik vital ini terus mengganggu sekitar seperlima dari total pasokan minyak mentah global.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #trump #bikin #pasar #bergejolak #harga #minyak #dunia #langsung #naik #tajam

KOMENTAR