Telkom Minta Restu Buyback Saham Rp 4 Triliun dalam RUPS
PT Telkom Indonesia. (DOK. Telkom.)
05:43
8 Juni 2026

Telkom Minta Restu Buyback Saham Rp 4 Triliun dalam RUPS

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berencana menyiapkan dana Rp 4 triliun untuk pembelian kembali saham atau buyback.

Periode buyback dijadwalkan berlangsung selama satu tahun, mulai 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.

Keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 Juni 2026 mencatat, Telkom akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin (8/6/2026).

Jika mendapat persetujuan, Telkom dapat memulai buyback pada 9 Juni 2026.

Manajemen Telkom memastikan sumber dana buyback seluruhnya berasal dari kas internal perseroan.

“Perkiraan biaya pembelian kembali saham perseroan adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 4 triliun yang berasal dari kas internal perseroan, sudah termasuk biaya transaksi pembelian kembali saham komisi, pedagang perantara, serta biaya lainnya berkaitan dengan pembelian kembali saham,” tulis manajemen TLKM, dikutip Minggu malam (7/6/2026).

Baca juga: Telkom Resmi Lepas AdMedika ke Fullerton Singapura

Telkom memastikan jumlah saham yang beredar di publik atau free float setelah buyback tidak akan lebih rendah dari 15 persen dari total saham tercatat.

Ketentuan tersebut mengacu pada peraturan pasar modal yang berlaku.

Telkom menyatakan buyback dilakukan untuk memperkuat kepercayaan investor terhadap nilai jangka panjang dan prospek usaha perusahaan.

Aksi korporasi ini juga diarahkan untuk menyesuaikan kondisi pasar dengan fundamental perusahaan.

Telkom menilai buyback tidak akan memberikan dampak negatif material terhadap kegiatan usaha.

Manajemen menyebut posisi modal kerja dan arus kas masih memadai untuk membiayai buyback, kebutuhan operasional, dan pengembangan usaha. Karena itu, buyback diperkirakan tidak memengaruhi pendapatan perseroan.

Baca juga: Telkom Catat Pendapatan Rp 37,2 Triliun pada Kuartal I-2026

Meski begitu, penggunaan kas internal untuk buyback akan menurunkan aset dan ekuitas Telkom.

Manajemen memperkirakan aset dan ekuitas dapat turun maksimal Rp 4 triliun, sesuai dana yang dialokasikan untuk program tersebut.

Total aset TLKM diproyeksikan turun dari Rp 287,759 triliun menjadi Rp 282,280 triliun setelah buyback.

Total ekuitas juga diperkirakan turun dari Rp 150,537 triliun menjadi Rp 145,058 triliun.

Meski aset dan ekuitas turun, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk diproyeksikan tetap sebesar Rp 17,814 triliun.

Laba per saham atau earnings per share (EPS) justru berpotensi naik.

Simulasi perseroan menunjukkan EPS dapat meningkat dari Rp 179,8 per saham menjadi Rp 183,1 per saham setelah buyback.

Manajemen menjelaskan, proyeksi tersebut memakai asumsi jumlah saham yang dibeli kembali mencapai maksimal 10 persen dari jumlah saham disetor.

Biaya transaksi, seperti komisi perantara perdagangan dan biaya lain, tidak dimasukkan ke dalam perhitungan proforma.

Manajemen menilai biaya tersebut tidak berdampak signifikan terhadap laba rugi perseroan.

Tag:  #telkom #minta #restu #buyback #saham #triliun #dalam #rups

KOMENTAR