Purbaya Bertemu Bappenas, Bahas Target Ekonomi 8 Persen
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy membahas terkait penguatan strategi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi menuju target 8 persen.
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin (8/6/2026). Purbaya tiba sekitar pukul 17.20 WIB dan pertemuan berakhir pada pukul 18.36 WIB.
Purbaya mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan menyamakan persepsi mengenai strategi yang akan disampaikan kepada DPR RI dalam Rapat Paripurna serta langkah-langkah kebijakan ekonomi ke depan.
"Pada dasarnya kita menyamakan persepsi untuk apa yang kita sampaikan besok di DPR dan langkah-langkah ke depan agar janji pak Presiden lebih cepat menuju 8 persen bisa tercapai," ujar Purbaya ditemui di kantor Bappenas.
Baca juga: Purbaya Belum Janjikan Insentif untuk Pedagang Tahu-Tempe, Pilih Jaga Rupiah Pulih
Menurut Purbaya, salah satu strategi yang disiapkan adalah mempercepat realisasi belanja pemerintah agar dapat mendorong aktivitas ekonomi.
"Strategi gimana cara mempercepat belanja, memastikan ekonomi lebih cepat, memperhatikan juga pada saat bersamaan kepentingan daerah supaya daerah juga bisa berkembang optimal," kata Purbaya.
Purbaya menambahkan, koordinasi tersebut juga bertujuan memastikan arahan Presiden dapat diterjemahkan ke dalam kebijakan yang konkret.
"Jadi tadi kita memastikan juga bahwa apa yang diucapkan oleh Bapak Presiden dalam pidato KEM-PPKF itu bisa terwujudkan dengan baik. Jadi kita perhatikan semua petunjuk Bapak Presiden selama ini dan kita pastikan langkah-langkahnya searah dengan petunjuk Bapak Presiden," jelas Purbaya.
Sementara itu, Rachmat Pambudy mengatakan koordinasi antara Bappenas dan Kementerian Keuangan akan diperkuat agar perencanaan pembangunan dan penganggaran berjalan searah.
"Roadmap memang dari Bappenas dan itu pun berdasarkan arahan Presiden. Kami tadi sepakat bahwa kita merencanakan yang dianggarkan dan menganggarkan yang direncanakan," ujar Rachmat.
Ia menambahkan, pembagian peran kedua lembaga akan diperjelas.
Bappenas akan fokus pada perencanaan pembangunan, sedangkan Kementerian Keuangan menjadi pintu utama untuk aspek pembiayaan dan kebijakan fiskal.
"Tadi kita membahas dalam rangka percepatan program kerja prioritas nasional pembiayaannya bagaimana," katanya.
Rachmat menyebut Kementerian Keuangan dan Bappenas akan saling menyesuaikan kebijakan agar program prioritas nasional dapat berjalan lebih cepat.
Baca juga: Buka Segel Tiffany & Co, Purbaya: Tak Ada Lagi Penyegelan bagi Pelaku Usaha Kooperatif
Tag: #purbaya #bertemu #bappenas #bahas #target #ekonomi #persen