IDAI: Bayi Perlu Suplemen Vitamin D, Ini Dosis yang Dianjurkan
Banyak orang tua mengira kebutuhan vitamin D bayi bisa terpenuhi dari ASI atau cukup dengan berjemur di bawah sinar matahari.
Namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat.
Melalui unggahan Instagram resmi @idai_ig pada Sabtu (4/4/2026), IDAI menyebut bayi tetap membutuhkan suplemen vitamin D setiap hari agar tumbuh kembangnya optimal.
Tanpa tambahan tersebut, kebutuhan vitamin D bayi berisiko tidak terpenuhi secara maksimal.
Baca juga: Bayi Tak Perlu Selalu Dijemur, Ini Cara Aman Penuhi Vitamin D
Vitamin D penting dan tidak cukup dari ASI
Vitamin D memiliki peran penting dalam mendukung berbagai fungsi tubuh anak yang sedang berkembang.
Zat ini membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal sehingga tulang dapat tumbuh kuat dan sehat.
Selain itu, vitamin D juga berperan dalam menjaga daya tahan tubuh serta mendukung perkembangan otak anak.
Pada masa awal kehidupan, kebutuhan vitamin D menjadi sangat penting karena proses pertumbuhan berlangsung cepat.
Meski ASI merupakan sumber nutrisi terbaik, kandungan vitamin D di dalamnya belum mencukupi kebutuhan harian bayi.
Karena itu, bayi yang mendapatkan ASI eksklusif maupun sebagian tetap membutuhkan tambahan vitamin D dari luar. Tanpa suplementasi, kebutuhan tersebut berisiko tidak terpenuhi secara optimal.
Baca juga: Isu Vitamin K Picu Leukemia pada Bayi, IDAI: Tidak Terbukti Secara Ilmiah
Dosis dan alasan suplemen lebih dianjurkan
Ilustrasi bayi. IDAI menegaskan bayi tetap membutuhkan suplemen vitamin D setiap hari karena ASI saja belum mencukupi kebutuhan harian.
Untuk memastikan kebutuhan vitamin D terpenuhi, IDAI memberikan rekomendasi dosis harian sesuai usia anak.
Bayi di bawah 12 bulan dianjurkan mendapatkan 400 IU vitamin D setiap hari. Sementara itu, anak dan remaja di atas satu tahun membutuhkan sekitar 600 IU per hari.
Pemberian suplemen dinilai sebagai cara paling pasti karena memberikan asupan yang terukur dan konsisten.
Berbeda dengan sumber alami yang dipengaruhi banyak faktor, suplemen membantu memastikan kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi setiap hari.
Pendekatan ini juga membantu mengurangi risiko kekurangan vitamin D yang sering tidak disadari oleh orang tua.
Pemenuhan vitamin D pada bayi merupakan bagian penting dari perawatan kesehatan sejak dini.
Dengan memahami bahwa ASI saja belum cukup, orang tua perlu memberikan suplemen sesuai rekomendasi agar kebutuhan harian anak tetap terpenuhi.
Langkah ini dapat membantu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal dalam jangka panjang.
Baca juga: IDAI: Obat Herbal Tidak Bisa Menyembuhkan TBC, Waspadai Klaim Tanpa Bukti
Tag: #idai #bayi #perlu #suplemen #vitamin #dosis #yang #dianjurkan