Waspadai Gejala Kanker Kolorektal, BAB Berdarah dan Nyeri Perut
Ilustrasi junk food. (FREEPIK)
17:12
12 April 2026

Waspadai Gejala Kanker Kolorektal, BAB Berdarah dan Nyeri Perut

- Kanker kolorektal atau kanker usus besar selama ini identik dengan usia lanjut. Namun, tren terbaru menunjukkan bahwa penyakit ini semakin banyak ditemukan pada usia muda, bahkan di bawah 50 tahun.

Ahli onkologi gastrointestinal dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center, Dr. Andrea Cercek mengingatkan, peningkatan kasus ini tidak boleh dianggap sepele.

Kanker kolorektal bukan lagi hanya penyakit pada usia 60, 70, atau 80 tahun,” ujarnya, seperti dilansir SELF Magazine, Minggu (12/4/2026).

Masalahnya, gejala awal kanker ini sering kali samar dan mirip dengan gangguan pencernaan biasa. Berikut 6 tanda kanker kolorektal pada anak muda yang kerap tidak disadari.

Baca juga: Tren Masalah Kesehatan Pasca Lebaran, Cek Kolesterol hingga Keluhan Pencernaan Meningkat

6 Gejala kanker kolorektal 

1. Perdarahan saat buang air besar yang sering dianggap sepele

Salah satu tanda paling umum adalah adanya darah saat buang air besar, baik terlihat di toilet maupun pada tisu.

Menurut penelitian dalam JAMA Network Open, hampir setengah pasien muda dengan kanker kolorektal mengalami perdarahan rektal sebagai gejala awal.

Dr. Cercek menjelaskan, darah yang berwarna merah cerah sering berasal dari bagian akhir usus besar atau rektum. 

Meski sering dikira wasir, ia menekankan pentingnya pemeriksaan lebih lanjut. Meski penyebabnya bisa jadi ringan, gejala ini tidak boleh diabaikan.

“Yang terpenting adalah setiap jenis perdarahan harus diperiksa,” tegasnya.

Baca juga: Sering Main Ponsel saat BAB? Dokter Ingatkan Risiko Wasir Meningkat

2. Nyeri perut atau kram yang tidak kunjung hilang

Nyeri perut memang umum terjadi, tetapi jika berlangsung terus-menerus dan tidak membaik, hal ini perlu diwaspadai.

Banyak orang muda menganggap nyeri ini sebagai efek pola makan atau gangguan ringan seperti maag atau IBS. Padahal, nyeri yang persisten bisa menjadi tanda adanya masalah serius.

“Jika nyeri berlangsung lebih dari beberapa hari, sebaiknya diperiksakan,” kata Dr. Cercek.

Senada dengan itu, ahli gastroenterologi dari University of Chicago Medicine, Dr. Sonia Kupfer menekankan pentingnya mengenali perubahan pada tubuh yang tidak biasa.

“Jika nyeri perut terasa baru atau berbeda dari biasanya, itu alasan untuk menemui dokter,” ujarnya.

Baca juga: 9 Penyebab Umum Sakit Perut dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter

3. Perubahan pola buang air besar yang tidak normal

Perubahan kebiasaan buang air besar, seperti diare, sembelit, atau keduanya secara bergantian, juga bisa menjadi tanda kanker kolorektal.

Tumor di usus dapat mengganggu aliran feses, sehingga menyebabkan perubahan bentuk atau frekuensi buang air besar.

Ahli onkologi, Dr. Tiago Biachi menjelaskan, kondisi ini mirip seperti penyumbatan pada pipa.

Gejala lain yang perlu diperhatikan termasuk rasa tidak tuntas setelah buang air besar atau bentuk feses yang menjadi lebih kecil dan tipis.

Meski bisa disebabkan oleh stres atau pola makan, perubahan yang berlangsung lama perlu segera diperiksa.

Baca juga: Penyebab Perut Sering Kembung, Diare, dan Konstipasi

4. Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

Jika berat badan turun tanpa perubahan pola makan atau olahraga, ini bisa menjadi tanda bahaya.

Menurut para ahli, tumor kolorektal dapat memengaruhi nafsu makan dan metabolisme tubuh.

Dr. Biachi menyebutkan, tumor dapat menghasilkan hormon yang menekan nafsu makan. Hal ini membuat penderita tidak merasa lapar dan akhirnya kehilangan berat badan.

Penurunan sekitar 5 persen dari berat badan dalam waktu enam bulan tanpa sebab jelas sebaiknya tidak diabaikan.

5. Tanda-tanda anemia yang sering terlewat

Anemia atau kekurangan sel darah merah juga bisa menjadi indikator kanker kolorektal, terutama jika terjadi akibat perdarahan internal yang tidak terlihat.

Gejalanya meliputi pusing, sesak napas, sakit kepala, hingga kelelahan. Sayangnya, kondisi ini sering disalahartikan sebagai akibat menstruasi pada perempuan atau kelelahan biasa.

Padahal, jika anemia muncul bersamaan dengan gejala lain seperti perdarahan atau nyeri perut, hal ini perlu diwaspadai.

Baca juga: Waspadai Kanker Kolorektal di Usia Muda, Pakar Sebut Gaya Hidup Tidak Sehat Sebagai Pemicu

6. Tubuh terasa sangat lelah tanpa alasan jelas

Kelelahan ekstrem yang tidak membaik meski sudah beristirahat juga bisa menjadi tanda kanker kolorektal. Sekitar 8 persen pasien muda melaporkan kelelahan sebagai gejala sebelum diagnosis.

Dr. Biachi mengungkap, kondisi ini bisa disebabkan oleh anemia atau efek langsung dari tumor.

“Kanker itu sendiri dapat menyebabkan kelelahan,” jelasnya.

Kelelahan yang tidak wajar, terutama jika disertai gejala lain, perlu segera diperiksakan.

Baca juga: Sering Lemas dan Pucat? Kenali 6 Gejala Anemia Ini Sejak Dini

Tag:  #waspadai #gejala #kanker #kolorektal #berdarah #nyeri #perut

KOMENTAR