Siapa Grup Handala, Peretas Pro-Iran yang Klaim Bobol Email Bos FBI?
- Kelompok Handala Hack Team mengeklaim berhasil membobol email pribadi Direktur FBI, Kash Patel.
Aksi ini disebut sebagai serangan balasan setelah FBI menyita domain milik Handala menyusul peretasan terhadap perusahaan teknologi medis, Stryker.
"Sistem FBI yang konon tak tertembus telah dilumpuhkan dalam hitungan jam oleh tim kami," tulis Handala.
"Semua informasi pribadi dan rahasia Kash Patel, termasuk email, percakapan, dokumen, dan bahkan file rahasia, kini tersedia untuk diunduh publik," lanjut pernyataan itu.
Baca juga: Houthi Yaman Mulai Gempur Israel, Laut Merah Terancam Lumpuh
Siapa kelompok peretas Handala?
Nama "Handala" diambil dari karakter kartun politik tahun 1969 yang menjadi simbol perlawanan dan personifikasi rakyat Palestina.
Dikutip dari Newsweek, Jumat (27/3/2026), Handala Hack Team adalah kelompok siber yang terkait dengan Iran dan secara terbuka menampilkan diri sebagai kelompok aktivis peretas pro-Palestina.
Akan tetapi, mereka secara luas dinilai oleh para peneliti keamanan siber Barat dan pejabat AS sebagai kedok untuk operasi intelijen siber pemerintah Iran.
Kelompok ini telah dikaitkan dengan kampanye peretasan yang bersekutu dengan Teheran, serta diyakini beroperasi sebagai bagian dari upaya perang siber dan psikologis Iran yang lebih luas.
Handala telah mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan siber tingkat tinggi yang menargetkan entitas yang terkait dengan AS dan Israel.
Baca juga: Iran Siapkan Neraka untuk Serangan Darat AS, Ini yang Dilakukan...
Buronan berhadial 10 juta dollar AS
Kelompok ini sering kali menggabungkan pencurian data dengan kebocoran publik yang bertujuan untuk mempermalukan atau mengintimidasi targetnya.
Handala mendapatkan perhatian luas setelah diduga melancarkan serangan siber terhadap Stryker, mengganggu operasi global dengan menghapus data dari perangkat yang terhubung ke jaringan.
Pemerintah AS kemudian menyita situs web yang terkait dengan Handala dan mengumumkan hadiah sebesar 10 juta dollar AS untuk informasi yang mengarah pada identifikasi anggota kelompok tersebut.
Hal ini yang menggarisbawahi kekhawatiran AS bahwa aktivitas Handala meluas melampaui aktivisme peretasan ke operasi siber.
Baca juga: Perang Iran Ungkap Kelemahan AL Inggris, Bikin Malu Negara
Data dalam email Kash Patel yang dibobol
Mantan Kepala Staf Menteri Pertahanan Amerika Serikat yang kini menjabat sebagai Direktur FBI, Kash Patel.
Handala mengaku bertanggung jawab atas peretasan akun email pribadi Patel.
Pejabat AS mengonfirmasi bahwa akun email tersebut telah diretas dan mengatakan bahwa beberapa materi yang bocor tampak otentik, meskipun cakupan penuh dari peretasan tersebut masih belum jelas.
Melalui saluran Telegram, Handala mempublikasikan beberapa foto Patel, beberapa di antaranya adalah swafoto, dan dokumen yang berjumlah sekitar 300 email yang diduga diambil dari akunnya.
Kelompok tersebut mengklaim Patel termasuk dalam daftar target yang "berhasil diretas".
Email-email tersebut tampaknya merupakan campuran pesan pribadi dan bisnis dari tahun 2010 hingga 2019, meskipun tanggalnya belum dikonfirmasi.
Peretasan itu disebut didedikasikan untuk para martir penghancur Dena dan memperingatkan bahwa hal ini baru permulaan.
Tag: #siapa #grup #handala #peretas #iran #yang #klaim #bobol #email