AS Disebut Ingin Mengebom dan Membunuh Pilot F-15E yang Jatuh di Iran
- Seorang sumber militer mengatakan, Amerika Serikat sedang berupaya mengebom dan membunuh pilot jet tempur F-15E yang ditembak jatuh Iran pada Jumat (3/4/2026).
“Setelah kecewa karena gagal menyelamatkan pilot jet tempur yang ditembak jatuh oleh angkatan bersenjata Iran dua hari lalu, AS berupaya mengebom dan membunuh pilot tersebut di lokasi-lokasi di mana ia kemungkinan berada,” kata sebuah sumber militer kepada kantor berita Tasnim.
Sumber itu menambahkan, beberapa jet tempur AS membombardir sejumlah kawasan di Kota Kohgiluyeh, dan Boyer Ahmad pada Minggu (5/4/2026) dini hari karena menduga sang pilot berada di sana.
Baca juga: Trump Ultimatum Iran Lagi, Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Neraka
"Pihak AS sangat ingin menemukan orang kedua mereka, yang mereka sebut awak pesawat. Karena alasan ini, mereka ingin membunuhnya dengan mengebom beberapa tempat," tambahnya.
Kendati demikian, sumber tersebut tidak memberikan keterangan apakah sang pilot kini sudah berada dalam penguasaan pasukan Iran.
"Saat ini kami belum berkomentar apa pun mengenai hal ini, tetapi satu hal yang dapat disebutkan adalah bahwa pihak AS tidak menceritakan seluruh kebenaran, bahkan tentang pilot pertama yang mereka klaim telah mereka selamatkan," jelas dia.
Menurut sumber militer tersebut, kisah di balik jatuhnya para pilot jet tempur ini berpotensi menjadi skandal baru yang mempermalukan AS.
Baca juga: AS-Israel Serang PLTN Bushehr Iran 4 Kali, Rusia Evakuasi Ratusan Staf
Iran tembak 2 jet tempur AS
Sebelumnya, militer Iran menembak jatuh pesawat A-10 Warthog milik AS AS di perairan selatan Iran dekat Selat Hormuz.
Pesawat itu dilaporkan jatuh ke Teluk Persia, dikutip dari Wall Street Journal.
Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, pilot pesawat tersebut dilaporkan dalam kondisi selamat
Selain A-10, Iran juga menembak jatuh jet tempur F-15E yang dikendarai oleh dua pilot.
Nasib salah satu pilot hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.
Baca juga: AS Sibuk Perang, Anggaran Pertahanan Bengkak Jadi Rp 25.500 Triliun
Pemerintah Iran pun mengumumkan hadiah bagi warga yang berhasil menemukan pilot itu.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) juga telah mengerahkan pasukan untuk menyisir area jatuhnya pesawat F-15E milik AS.
Sebuah kantor berita Iran yang memiliki hubungan dekat dengan dinas keamanan negara itu, juga mengedarkan sejumlah foto yang diklaim sebagai puing-puing jet yang jatuh.
Keberhasilan Iran dalam menembak jatuh dua jet tempur AS ini berlangsung beberapa jam setelah pidato Presiden Donald Trump yang mengeklaim telah meraih tujuan perang di Iran.
Trump bahkan sempat mengeklaim sukses melumpuhkan militer Iran.
Tag: #disebut #ingin #mengebom #membunuh #pilot #yang #jatuh #iran