Trump Klaim AS Berhasil Temukan Pilot Pesawat Tempur F-15E, Begini Kondisi dan Misi Penyelamatannya
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Trump Klaim AS Berhasil Temukan Pilot Kedua Pesawat Tempur F-15E, Begini Kondisi dan Misi Penyelamatannya(NATHAN HOWARD)
15:06
5 April 2026

Trump Klaim AS Berhasil Temukan Pilot Pesawat Tempur F-15E, Begini Kondisi dan Misi Penyelamatannya

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi di media sosial miliknya Truth Social bahwa AS telah menyelamatkan anggota kru kedua jet tempur F-15E yang hilang pada Jumat (3/4/2026).

Kru tersebut ditemukan setelah Trump mengerahkan militer AS untuk mengirimkan pesawat dalam misi pencarian.

Pasukan AS kemudian memantau lokasinya 24 jam sehari.

"KAMI BERHASIL MENEMUKANNYA! Saudara-saudari sebangsa, selama beberapa jam terakhir, Militer Amerika Serikat telah melakukan salah satu Operasi Pencarian dan Penyelamatan paling berani dalam Sejarah AS, untuk salah satu Perwira Anggota Kru kami yang luar biasa, yang juga merupakan seorang Kolonel yang sangat dihormati, dan yang dengan senang hati saya beritahukan kepada Anda bahwa ia sekarang SELAMAT dan SEHAT!," ungkap Trump, dikutip dari The Guardian, Minggu (5/4/2026).

Dia menambahkan bahwa kru tersebut dalam keadaan baik-baik saja, meski mengalami cedera.

Baca juga: AS Cabut Visa Tinggal 4 Warga Iran Kerabat Soleimani dan Larijani

Jet tempur F-15E ditembak Iran

Para pejabat AS sebelumnya mengatakan bahwa jet tempur F-15 milik AS telah ditembak jatuh oleh pasukan Iran pada Jumat lalu.

Garda Revolusi Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka menyatakan bahwa jet itu jatuh di barat daya Iran.

Foto-foto puing yang menurut media Iran menunjukkan reruntuhan jet tempur AS yang jatuh tampak sesuai dengan F-15 Amerika.

Dikutip dari CBS News, pilot jet tempur F-15E berhasil melontarkan diri dengan selamat dan diselamatkan oleh dua helikopter militer, menurut para pejabat AS.

Akan tetapi, anggota kru kedua yang merupakan seorang petugas system senjata masih hilang.

Upaya penyelamatan kemudian dikerahkan. Namun, selama upaya penyelamatan, sebuah helikopter AS yang membawa pilot yang diselamatkan terkena tembakan senjata ringan, melukai beberapa awak di dalamnya.

Menurut pejabat AS, helikopter tersebut mendarat dengan selamat.

Insiden jatuhnya jet tempur F-15E menandai pertama kalinya jet tempur AS ditembak jatuh dalam pertempuran dalam lebih dari 20 tahun.

Menurut Pentagon, setidaknya empat jet tempur AS telah ditembak jatuh sejak perang Iran dimulai pada 28 Februari, tetapi tiga di antaranya merupakan insiden tembakan salah sasaran.

Pada 1 Maret 2026 contohnya, tiga F-15 Amerika secara keliru ditembak jatuh oleh pertahanan udara Kuwait, menurut Komando Pusat AS saat itu.

Tidak ada korban jiwa dari insiden tersebut.

Baca juga: Iran Tolak Ultimatum Trump, Ancam “Pintu Neraka” saat Serangan AS-Israel Meningkat

Misi penyelamatan berlangsung berjam-jam

Sebuah pesawat A-10 Warthog yang merupakan bagian dari misi pencarian ikut ditembaki Iran pada Jumat lalu.

Pilot pesawat tersebut kemudian berhasil melontarkan diri di atas Teluk Persia dan berhasil diselamatkan

Lalu pada Minggu (5/4/2026), pejabat AS dan seorang pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa pasukan komando AS telah menemukan anggota kru yang hilang melalui operasi kompleks yang melibatkan ratusan personel pasukan khusus.

Operasi itu juga melibatkan beberapa lusin pesawat tempur dan helikopter serta berlangsung berjam-jam.

Laporan Al Jazeera menyebut, operasi dilakukan dalam kegelapan hingga berlanjut di siang hari.

Menurut pejabat AS, pasukan AS mengepung dan mendekati lokasi pilot tersebut, yang pasukan AS mengepung dan mendekati lokasi pilot tersebut,

Kemudian, baku tembak terjadi dengan pasukan Iran terjadi pada siang hari.

Pada umumnya, pasukan operasi khusus akan terjun ke operasi penyelamatan seperti itu, dan mencoba mengevakuasi seseorang dengan sangat cepat dalam kegelapan.

Namun, berbeda dengan kali ini. Operasi berlangsung selama berjam-jam.

Presiden Trump kemudian mengkonfirmasi banyak detail misi tersebut, dan menambahkan beberapa detailnya sendiri dengan mengatakan bahwa penerbang tersebut telah diselamatkan, dan mengkonfirmasi bahwa dia adalah seorang kolonel.

Tidak ada korban jiwa di antara personel AS dalam operasi penyelamatan tersebut.

Kolonel berhasil diselamatkan dan diterbangkan ke Kuwait untuk menerima perawatan atas luka-lukanya.

Misi ini kali pertama dilaporkan secara detail oleh The New York Times.

Surat kabar itu menulis bahwa operasi militer yang menegangkan itu menggunakan bom dan tembakan senjata untuk menjauhkan pasukan Iran dari tempat yang diyakini sebagai tempat persembunyian perwira yang hilang tersebut.

Saat terdampar, ia hanya memiliki pistol untuk membela diri, ungkap kedua pejabat AS.

"Setelah pilot tersebut diselamatkan, dua pesawat angkut AS yang digunakan untuk mengangkut personel penyelamat terjebak di pangkalan terpencil Iran," imbuhnya.

Kemudian, tiga pesawat baru diterbangkan untuk mengevakuasi pasukan penyelamat AS dan kolonel tersebut.

Kedua pesawat angkut dihancurkan agar tidak jatuh ke tangan Iran.

Di saat yang sama, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan telah menembak jatuh sebuah pesawat AS yang sedang mencari perwira hilang di wilayah selatan Isfahan.

Kantor berita itu memposting foto di saluran Telegram-nya, yang menunjukkan asap tebal mengepul dari sebuah lapangan dan mengatakan, "Upaya putus asa Trump untuk menutupi kekalahan besar".

Tag:  #trump #klaim #berhasil #temukan #pilot #pesawat #tempur #begini #kondisi #misi #penyelamatannya

KOMENTAR