Beberapa Jam Sebelum Gencatan Senjata, Paus Leo XIV Beri Trump Teguran Keras
Paus Leo XIV melambaikan tangan kepada para jemaat saat audiensi mingguan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, 18 Februari 2026.(AFP/FILIPPO MONTEFORTE)
16:06
8 April 2026

Beberapa Jam Sebelum Gencatan Senjata, Paus Leo XIV Beri Trump Teguran Keras

- Paus Leo XIV mengeluarkan teguran keras kepada Presiden Trump pada Selasa (7/4/2026), beberapa jam sebelum kesepakatan gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran.

Teguran itu menyusul ancaman Trump untuk melenyapkan peradaban jika Iran tidak membuka Selat Hormuz dalam batas waktu yang ditentukannya.

Paus Leo menegaskan, ancaman untuk memusnahkan seluruh peradaban Iran benar-benar tidak dapat diterima.

“Saat ini, seperti yang kita semua ketahui, telah terjadi ancaman terhadap seluruh rakyat Iran. Ini benar-benar tidak dapat diterima,” kata Paus kepada wartawan, dikutip dari New York Times, Selasa. 

“Tentu ada masalah hukum internasional di sini, ini adalah pertanyaan moral yang menyangkut kebaikan seluruh rakyat secara keseluruhan,” sambungnya.

Baca juga: Trump Ngamuk CNN Beritakan Klaim Iran Menang Perang, Desak Permintaan Maaf

Konsisten serukan perdamaian di Timur Tengah

Pada tahun pertamanya, Paus Leo sebagian besar menghindari campur tangan langsung dalam politik AS.

Akan tetapi, ia secara konsisten menyerukan diakhirinya serangan AS-Israel terhadap Iran dan kembalinya dialog untuk menyelesaikan konflik tersebut. 

Ia juga dengan tegas menolak upaya beberapa pihak di pemerintahan Trump untuk membingkai perang tersebut dalam konteks Kristen.

Pada Maret, Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyerukan kepada warga AS untuk berdoa memohon kemenangan dalam pertempuran dan keselamatan pasukan mereka “dalam nama Yesus Kristus”.

Baca juga: Mengapa Mediasi Pakistan Bisa Diterima AS dan Iran?

Tak lama kemudian, Paus memperingatkan agar tidak menyebut nama Yesus dalam peperangan.

"Yesus tidak mendengarkan doa-doa orang yang berperang, melainkan menolaknya,” respons Paus Leo.

Pada Minggu Paskah, ia memperbarui seruannya untuk perdamaian. 

“Pada hari perayaan ini, marilah kita meninggalkan setiap keinginan akan konflik, dominasi, dan kekuasaan, dan memohon kepada Tuhan untuk menganugerahkan kedamaian-Nya kepada dunia yang dilanda perang,” ujar Leo kepada puluhan ribu umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus.

Baca juga: AS-Iran Akan Berunding di Pakistan, Bahas Kelanjutan Gencatan Senjata

Gencatan senjata AS-Iran

Sebelumnya, gencatan senjata AS-Iran disepekatai dua jam sebelum tenggat waktu yang diberikan Donald Trump.

Pakistan telah muncul sebagai aktor kunci dalam proses gencatan senjata ini.

Mereka bahkan menjadi tuan rumah negosiasi untuk mengakhiri perang di Timur Tengah pada Jumat (10/4/2026). 

Pada Rabu (8/4/2026), Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengatakan, AS dan Iran telah sepakat untuk gencatan senjata setelah mediasi oleh pemerintahnya.

Menurutnya, gencatan senjata selama dua pekan selanjutnya akan mengarah pada pembicaraan di ibu kota Pakistan.

Tag:  #beberapa #sebelum #gencatan #senjata #paus #beri #trump #teguran #keras

KOMENTAR