Terinspirasi Gencatan Senjata AS-Iran, Ukraina Desak Washington Tekan Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden AS Donald Trump saat berada di Cross Hall Gedung Putih di Washington, DC, pada 18 Agustus 2025. Para pemimpin Eropa bergabung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump pada 18 Agustus, dalam upaya mereka menemukan cara untuk mengakhiri serangan Rusia. Para pemimpin yang akan menuju Washington pada hari Senin untuk tampil bersama Zelensky menyebut diri mereka koalisi yang bersedia.
17:06
8 April 2026

Terinspirasi Gencatan Senjata AS-Iran, Ukraina Desak Washington Tekan Rusia

- Pemerintah Ukraina secara terbuka menyerukan kepada Amerika Serikat (AS) untuk menggunakan ketegasan yang sama seperti pada konflik Timur Tengah guna menekan Rusia agar segera menghentikan invasinya. 

Kyiv menilai, keberhasilan Washington dalam mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Iran membuktikan bahwa tekanan AS dapat membuahkan hasil nyata.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Sybiga, menyatakan, saat ini adalah momen yang tepat bagi AS untuk bersikap tegas memaksa Moskwa menghentikan serangan. 

"Ketegasan AS membuahkan hasil. Kami percaya sudah saatnya AS bertindak untuk mengakhiri perang melawan Ukraina," tulis Sybiga melalui media sosial, dikutip dari AFP, Rabu (8/4/2026).

Baca juga: Rusia dan China Veto Resolusi PBB soal Selat Hormuz, Sebut Serangan AS-Israel Biang Krisis

Gencatan senjata, prasrayat diplomasi

Sementara, Presiden Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa Ukraina selalu terbuka pada opsi gencatan senjata. 

Ia menyambut baik penghentian kontak senjata di Timur Tengah dan berharap pola serupa dapat diterapkan di daratan Eropa untuk membuka jalan bagi upaya diplomatik.

"Ukraina selalu menyerukan gencatan senjata dalam perang yang dilancarkan Rusia di Eropa terhadap negara dan rakyat kami," tulisnya.

"Kami mendukung gencatan senjata di Timur Tengah dan Teluk yang membuka jalan bagi upaya diplomatik," tambahnya.

Baca juga: Bantuan dari Langit, Rusia Diam-diam Pasok Iran Informasi Berharga untuk Serang AS

Menurutnya, tim militer Ukraina yang membantu negara-negara Timur Tengah melawan serangan pesawat tak berawak Iran akan tetap berada di wilayah tersebut bahkan setelah AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu.

Kyiv mengaku telah mengerahkan lebih dari 200 personel militer dengan keahlian menembak jatuh drone ke Negara Teluk sejak Iran menanggapi terhadap serangan AS dan Israel. 

"Tim ahli militer Ukraina akan terus bekerja di wilayah tersebut untuk membantu mengembangkan kemampuan keamanan lebih lanjut," tulis Zelensky.

"Situasi di kawasan ini memiliki implikasi global, setiap ancaman terhadap keamanan dan stabilitas di Timur Tengah dan Teluk akan memperbesar tantangan bagi perekonomian dan biaya hidup di setiap negara," tambahnya.

Baca juga: Ukraina Mau Bantu Buka Blokade Selat Hormuz, Sudah Pengalaman di Laut Hitam

Siap hentikan serangan ke Rusia

Foto yang diambil dan dirilis oleh Dinas Darurat Negara Ukraina pada Rabu (9/7/2025) menunjukkan petugas pemadam kebakaran memadamkan api setelah serangan Rusia di wilayah Kyiv di tengah invasi Rusia ke Ukraina.AFP Foto yang diambil dan dirilis oleh Dinas Darurat Negara Ukraina pada Rabu (9/7/2025) menunjukkan petugas pemadam kebakaran memadamkan api setelah serangan Rusia di wilayah Kyiv di tengah invasi Rusia ke Ukraina.

Ia menegaskan kembali kesiapannya untuk menghentikan sementara serangan terhadap infrastruktur Rusia.

Namun, Moskwa harus menghentikan serangan drone jarak jauh dan rudal terhadap pembangkit listrik serta jaringan listrik Ukraina.

"Ukraina sekali lagi mengatakan kepada Rusia, kami siap membalas dengan cara yang sama jika Rusia menghentikan serangan mereka," tegas dia.

"Jelas bagi semua orang bahwa gencatan senjata dapat menciptakan prasyarat yang tepat untuk kesepakatan," lanjutnya.

Invasi Rusia ke Ukraina yang dilancarkan pada Februari 2022 telah menelan ratusan ribu nyawa dan menyebabkan jutaan orang mengungsi.

Ini menjadikannya konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.

Tag:  #terinspirasi #gencatan #senjata #iran #ukraina #desak #washington #tekan #rusia

KOMENTAR