Irak Buka Kembali Wilayah Udara Setelah Gencatan Senjata AS-Iran
Ilustrasi pesawat terbang. Irak membuka kembali wilayah udaranya(Freepik/onlyyouqj)
17:30
8 April 2026

Irak Buka Kembali Wilayah Udara Setelah Gencatan Senjata AS-Iran

- Otoritas Penerbangan Sipil Irak mengumumkan bahwa mereka telah membuka kembali wilayah udaranya setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran menyepakati gencatan senjata.

Kebijakan itu disampaikan oleh pihak berwenang dalam pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Irak (INA) dan akan berlaku efektif segera.

“Telah diputuskan untuk membuka kembali wilayah udara Irak untuk lalu lintas udara mulai hari ini, menyusul stabilnya situasi dan kembalinya keadaan normal,” bunyi pernyataan tersebut dilansir Al Jazeera, Rabu (8/4/2026).

Baca juga: Iran Izinkan Kapal-kapal Irak Melewati Selat Hormuz, Bagaimana dengan Indonesia?


Otoritas tersebut juga menyebut bahwa semua bandara di Irak juga akan mulai beroperasi.

“Berdasarkan langkah ini, semua penerbangan sipil diizinkan untuk dilanjutkan, termasuk penerbangan lintas wilayah, lepas landas, dan pendaratan di bandara-bandara Irak, sesuai dengan peraturan dan instruksi yang telah ditetapkan,” lanjut pernyataan tersebut.

Pihaknya menegaskan komitmen penuh untuk menerapkan standar keselamatan dan keamanan penerbangan tertinggi, dan untuk menjaga koordinasi berkelanjutan dengan organisasi internasional terkait, guna memastikan kelancaran dan efisiensi operasional lalu lintas udara.

Baca juga: Irak Mendadak Lupa Perang Usai Lolos Piala Dunia, Ukir Sejarah 40 Tahun

Irak tutup wilayah udara saat konflik Timur Tengah

Peluncuran gelombang ke-41 serangan rudal Iran oleh Garda Revolusi (IRGC) pada Kamis (12/3/2026), menargetkan aset-aset Israel dan Amerika Serikat di Uni Emirat Arab, Irak, dan Kuwait.GARDA REVOLUSI IRAN via AFP Peluncuran gelombang ke-41 serangan rudal Iran oleh Garda Revolusi (IRGC) pada Kamis (12/3/2026), menargetkan aset-aset Israel dan Amerika Serikat di Uni Emirat Arab, Irak, dan Kuwait.

Sebelumnya, Otoritas Penerbangan Sipil Irak menutup wilayah udara untuk semua pesawat yang tiba, berangkat, dan melintas selama satu minggu sejak 3 April 2026.

Dilansir Anadolu, Jumat (3/4/2026), penutupan tersebut dilakukan sebagai sebagai tindakan pencegahan terkait situasi keamanan dan perkembangan regional Timur Tengah, dan direncanakan berlaku hingga Jumat (10/4/2026).

Keputusan tersebut akan ditinjau ulang berdasarkan pembaruan terbaru, dan maskapai penerbangan serta otoritas terkait akan diberitahu tentang perkembangan selanjutnya.

Baca juga: AS Ulangi Kesalahan Perang Irak, Konflik Iran Terancam Berkepanjangan

Begitu diumumkan kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran, Otoritas Penerbangan Sipil Irak kemudian membuka kembali wilayah udaranya.

Seperti diketahui, ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Tag:  #irak #buka #kembali #wilayah #udara #setelah #gencatan #senjata #iran

KOMENTAR