Danantara Buka Peluang Tambah Investasi di GOTO
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) membuka peluang menambah kepemilikan sahamnya di emiten teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Saat ini porsi kepemilikan saham Danantara di GOTO kurang dari 1 persen.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, mengatakan pihaknya tengah mencermati perkembangan investasi GOTO, sekalipun lembaga investasi negara itu sudah membeli kurang dari 1 persen saham GOTO.
Karenanya peluang untuk menambah porsi investasi masih akan dikaji berdasarkan perkembangan situasi dan fundamental perusahaan.
“Kami sudah mengikuti pembicaraannya Pak Rosan minggu lalu. Kami sudah masuk (investasi) juga, tapi nanti kita lihat bagaimana perkembangan investasinya,” ujar Pandu saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/5/2026).
Baca juga: Saham GoTo Diborong Danantara, Kepemilikan Masih di Bawah 1 Persen
Pandu menegaskan keputusan investasi tetap dilakukan dengan pendekatan bisnis dan perhitungan fundamental yang matang. Hingga kini, Danantara belum menentukan besaran tambahan investasi maupun level kepemilikan saham yang akan diambil di GOTO.
“Karena kami melihatnya secara fundamental saja dari sisi investment kita itu. Belum kita pertimbangkan berapa levelnya, tapi kita akan lihat nanti situasinya,” paparnya.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, sebelumnya menyampaikan perluasan kepemilikan saham GOTO akan ditingkatkan secara bertahap.
“Kita sudah masuk, terus akan kita tingkatkan secara bertahap,” kata Rosan.
Kehadiran pemerintah sebagai pemegang saham diharapkan memberi ruang untuk mendorong kebijakan yang lebih menguntungkan pengemudi.
Arah tersebut selaras dengan Peraturan Presiden (PP) Nomor 27 Tahun 2026. Aturan tersebut menetapkan batas maksimal potongan aplikator sebesar delapan persen bagi pengemudi ojek daring.
Baca juga: Danantara Beli Saham GOTO, Manajemen: Kurang dari 1 Persen