Lebanon Berjuang Sendiri Gencatan Senjata dengan Israel, Terpisah dari Iran
Kondisi bangunan dan kendaraan yang hangus terbakar setelah serangan Israel di permukiman Corniche Al Mazraa, Beirut, Lebanon, 8 April 2026. Sekitar pukul 18.00 WIB, serangkaian serangan Israel menghantam tanpa peringatan.(AFP/IBRAHIM AMRO)
20:18
13 April 2026

Lebanon Berjuang Sendiri Gencatan Senjata dengan Israel, Terpisah dari Iran

- Lebanon menegaskan perjuangannya sendiri untuk mencapai gencatan senjata dengan Israel, tidak terkait negosiasi Amerika Serikat (AS)-Iran di Pakistan.

Menteri Luar Negeri Lebanon Youssef Raggi menyampaikan hal tersebut saat berbicara dengan Menlu Jerman Johann Wadephul melalui sambungan telepon, dikutip dari Times of Israel pada Senin (13/4/2026).

Raggi menekankan, Lebanon kini berupaya mencapai gencatan senjata melalui negosiasi langsung dengan Israel.

Baca juga: Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah, Tetap Serang Lebanon

“Lebanon berupaya, melalui negosiasi langsung dengan Israel, untuk mencapai gencatan senjata,” tulis Raggi di media sosial X setelah percakapan tersebut.

Ia juga menegaskan, langkah ini memperjelas pemisahan antara isu Lebanon dan Iran dalam konteks diplomasi kawasan.

“Saya menekankan bahwa jalur ini pada praktiknya mempertegas pemisahan antara masalah Lebanon dan masalah Iran,” lanjutnya.

Pernyataan Raggi muncul di tengah dinamika negosiasi di Pakistan pada akhir pekan lalu.

Prajurit Hizbullah membawa peti mati berisi sesama anggota yang tewas dalam serangan Israel, ketika melakukan pemakaman di Nabatiyeh, Lebanon, Minggu (2/11/2025).REUTERS/ALI HANKIR Prajurit Hizbullah membawa peti mati berisi sesama anggota yang tewas dalam serangan Israel, ketika melakukan pemakaman di Nabatiyeh, Lebanon, Minggu (2/11/2025).Dalam forum tersebut, Iran meminta agar penghentian serangan Israel terhadap kelompok Hizbullah dimasukkan sebagai bagian dari kesepakatan dengan Amerika Serikat.

Namun, Lebanon menegaskan berbeda posisi terkait peran pihak eksternal dalam urusan dalam negerinya.

Raggi menyampaikan, hanya Pemerintah Lebanon yang memiliki kewenangan berbicara dan bernegosiasi atas nama negara tersebut.

“Hanya negara Lebanon yang berwewenang bernegosiasi atas nama Lebanon, dalam pesan yang jelas menegakkan kembali prinsip kedaulatan nasional di jantung diplomasi Lebanon,” ujar Raggi.

Baca juga: Iran Ogah Temui Utusan AS di Pakistan sampai Lebanon Berhenti Dibom

Perundingan Israel-Lebanon

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers di Yerusalem, 19 Maret 2026, ketika perang Iran masih berkecamuk.AFP/POOL/RONEN ZVULUN Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers di Yerusalem, 19 Maret 2026, ketika perang Iran masih berkecamuk.Negosiasi antara Israel dan Lebanon akan berlangsung di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (14/4/2026).

“Mengingat permintaan berulang Lebanon untuk membuka negosiasi langsung dengan Israel, saya kemarin menginstruksikan kabinet untuk memulai negosiasi langsung dengan Lebanon sesegera mungkin,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Kamis (9/4/2026), dikutip dari Antara.

Menurutnya, perundingan akan difokuskan pada pelucutan senjata kelompok Hizbullah serta upaya membangun hubungan damai antara kedua negara.

Sementara itu, Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan, pihaknya tengah menempuh jalur diplomatik yang mulai mendapat respons positif dari komunitas internasional.

Ia juga menegaskan bahwa solusi utama dari konflik yang berlangsung adalah gencatan senjata.

Baca juga: Berulah Lagi, Tank Israel Tabrak Kendaraan PBB di Lebanon, Akses UNIFIL Diblokir

Di sisi lain, anggota parlemen dari Hizbullah, Ali Fayyad, menolak gagasan negosiasi langsung dengan Israel.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Lebanon harus terlebih dahulu menuntut gencatan senjata sebelum melangkah lebih jauh.

Fayyad juga menyebut prioritas lain adalah penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon serta pemulangan warga yang mengungsi.

Baca juga: Trump Bela Israel yang Langgar Gencatan Senjata, Sebut Lebanon Tak Termasuk Kesepakatan

Sumber: Kompas.com/Muhammad Zaenuddin

Tag:  #lebanon #berjuang #sendiri #gencatan #senjata #dengan #israel #terpisah #dari #iran

KOMENTAR