Begini Cara AS Blokade Selat Hormuz, Jenderal Ungkap Kerumitannya
Tangkapan layar dari video yang disiarkan oleh Kementerian Pertahanan AS mengenai strategi kapal perang Washington dalam memblokade Selat Hormuz.(YOUTUBE/DEPARTMENT OF WAR)
22:24
16 April 2026

Begini Cara AS Blokade Selat Hormuz, Jenderal Ungkap Kerumitannya

– Militer Amerika Serikat (AS) secara intensif mengerahkan lebih dari 12 kapal perang untuk melakukan blokade Selat Hormuz.

Kapal-kapal tersebut bersiaga di Teluk Oman, mencegat kapal-kapal yang berasal dan menuju pelabuhan dan wilayah pesisir Iran.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine memberikan penjelasan kepada awak media mengenai mekanisme operasi tersebut, sebagaimana dilansir Wall Street Journal, Rabu (15/4/2026).

Baca juga: Negara-negara Paling Terdampak Blokade Selat Hormuz, Indonesia Termasuk

Caine menjelaskan, fokus utama pengawasan terletak pada kapal-kapal yang telah mengunjungi pelabuhan Iran. 

Jika kapal-kapal tersebut mencoba melintasi garis imajiner yang membentang dari pantai Oman hingga perbatasan Iran-Pakistan, kapal perang AS akan segera mendekat dan memberikan peringatan melalui radio.

Dalam peringatan tersebut, pihak AS menegaskan bahwa kapal yang nekat menerobos blokade akan dihadapi dengan tindakan penggeledahan dan penyitaan.

"Para nakhoda kapal itu benar-benar bisa melihat, merasakan, dan menyentuh tekanan di sekitar mereka," ujar Caine.

Baca juga: Iran Siapkan Langkah Balasan Jika Blokade AS Tetap Berlanjut, Apa Itu?

Sejauh ini, lanjut Caine, tekanan psikologis dan kehadiran fisik armada AS terbukti efektif. 

Caine mencatat sudah ada 13 kapal yang memilih untuk mematuhi peringatan dan memutar balik. 

Hingga saat ini, militer AS belum merasa perlu untuk melakukan penggeledahan fisik secara langsung di atas kapal mana pun.

Dalam operasi blokade ini, kapal perusak berpeluru kendali (rudal) menjadi ujung tombak. 

Baca juga: Tembus Blokade AS, Kapal-kapal Iran Gunakan Rute Rahasia di Selat Hormuz

Caine menjuluki kapal-kapal tersebut sebagai "mobil sport" milik Angkatan Laut karena kemampuan manuvernya yang lincah di tengah perairan yang sangat padat.

Meski demikian, dia mengakui bahwa mengoperasikan kapal perang di wilayah tersebut bukanlah perkara mudah. 

Caine mengibaratkan kerumitan manuver di Teluk Oman dengan situasi yang sangat lazim ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

"Ini seperti mengendarai mobil sport melewati tempat parkir supermarket pada akhir pekan saat gajian, dengan ribuan anak-anak berada di tempat parkir itu, sementara Anda berusaha bermanuver di sana untuk mencapai kapal yang mencoba menerobos blokade tersebut," ujar Caine.

Baca juga: AS Klaim Nol Kapal Tembus Blokade Hormuz, Data Maritim Ungkap Sebaliknya

Tag:  #begini #cara #blokade #selat #hormuz #jenderal #ungkap #kerumitannya

KOMENTAR