Trump Siap Terbang ke Pakistan, Damai dengan Iran di Depan Mata
- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim, kesepakatan damai antara Washington dan Iran sudah sangat dekat.
Trump bahkan menyatakan kesiapannya untuk terbang langsung ke Pakistan guna menandatangani perjanjian tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Trump kepada awak media di Gedung Putih sesaat sebelum bertolak menuju Las Vegas, Nevada, menggunakan helikopter.
Baca juga: Trump Blak-blakan Sebut Perang Iran Sebagai Pengalihan
"Kami sudah sangat dekat untuk membuat kesepakatan dengan Iran," ujar Trump sebagaimana dikutip dari AFP, Kamis (16/4/2026).
Trump menegaskan, prioritas utama dari perundingan damai dengan Teheran adalah memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir.
Menurutnya, pihak Teheran telah memberikan lampu hijau terkait tuntutan tersebut.
"Kami harus memastikan bahwa Iran tidak pernah mendapatkan senjata nuklir. Mereka telah sepenuhnya setuju akan hal itu. Mereka telah menyetujui hampir segalanya," tuturnya.
Baca juga: Iran Tantang Trump Lakukan Invasi Darat, Ejek AS Tak Berani Seberangi Selat Hormuz
Salah satu poin krusial dalam kesepakatan ini adalah kesediaan Iran untuk menyerahkan cadangan uranium yang diperkaya.
Trump menggunakan istilah khusus untuk menyebut stok material yang dikhawatirkan AS dapat digunakan sebagai bahan baku senjata nuklir tersebut.
"Mereka telah setuju untuk mengembalikan debu nuklir itu kepada kami," tambah Trump.
Meski demikian, dia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai mekanisme penyerahannya.
Baca juga: Sempat Saling Ancam, Trump Klaim Iran Mau Serahkan Uranium yang Diperkaya ke AS
Peran Pakistan sebagai mediator
Terkait lokasi penandatanganan, Trump membuka kemungkinan untuk melakukannya di Islamabad, Pakistan.
Dia juga melontarkan pujian bagi Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Panglima Angkatan Darat Pakistan Asim Munir atas peran mereka dalam menjembatani dialog tersebut.
"Saya mungkin akan pergi (ke Pakistan), ya. Jika kesepakatan itu ditandatangani di Islamabad, saya mungkin akan pergi ke sana," kata Trump.
Meskipun Trump menunjukkan optimisme tinggi, proses negosiasi sebelumnya sempat menemui jalan buntu.
Akhir pekan lalu, Wakil Presiden AS JD Vance telah memimpin delegasi AS ke Islamabad untuk berbicara dengan pejabat Iran.
Baca juga: Perundingan AS-Iran Putaran II: Setitik Harapan di Ujung Gencatan Senjata
Sayangnya, pertemuan tersebut berakhir tanpa hasil.
Saat ini, pihak Gedung Putih mengonfirmasi bahwa diskusi mengenai putaran kedua pembicaraan sedang berlangsung.
Kemungkinan besar pembicaraan damai akan kembali digelar di Pakistan.
Trump berharap pertemuan tatap muka berikutnya dapat memberikan hasil yang berbeda.
"Mungkin jika mereka bisa duduk bersama di meja perundingan, akan ada sebuah perbedaan," ucap Trump.
Baca juga: Mossad Bocorkan Operasi Israel: Terus Berupaya Gulingkan Pemerintah Iran
Tag: #trump #siap #terbang #pakistan #damai #dengan #iran #depan #mata