Roblox Kids dan Select Resmi di Indonesia, Khusus Anak di Bawah 16 Tahun
– Platform game Roblox resmi meluncurkan sistem akun berbasis usia di Indonesia untuk pengguna di bawah 16 tahun. Fitur ini menghadirkan dua akun baru, yakni Roblox Kids untuk usia 5–12 tahun dan Roblox Select untuk usia 13–15 tahun.
Indonesia menjadi negara pertama yang mengadopsi sistem ini. Setelah Indonesia, peluncuran global akan dilakukan bertahap mulai bulan depan di Selandia Baru, Australia, dan Belanda.
Melalui akun ini, pemain di bawah 16 tahun akan otomatis ditempatkan ke jenis akun sesuai usia mereka berdasarkan teknologi verifikasi umur global Roblox.
Setelah diverifikasi, pengguna hanya dapat mengakses katalog game yang telah dikurasi dan diperbarui secara berkala.
Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, mengatakan bahwa peluncuran fitur ini bertujuan untuk memastikan anak-anak hanya mengakses konten yang sesuai sejak awal menggunakan platform.
"Artinya, pengguna berusia muda dapat mengakses lebih banyak game sesuai dengan usianya, dan orang tua serta keluarga mendapatkan rasa aman dan rasa yakin yang lebih besar bagi anak-anak mereka," kata Kaufman dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: Ikuti PP Tunas, Roblox Wajibkan Verifikasi Usia dan Bedakan Konten Sesuai Umur
Sistem akun berbasis usia ini merupakan kelanjutan dari kebijakan Roblox sebelumnya, yakni kewajiban verifikasi usia berbasis wajah untuk mengakses fitur chat yang mulai diterapkan sejak Desember lalu.
Di Indonesia, kebijakan ini juga menjadi bagian dari kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, termasuk PP Tunas.
Pada 30 April 2026, Roblox juga telah bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, di Jakarta untuk membahas penerapan sistem pembatasan akun berbasis usia yang lebih ketat bagi pengguna di bawah 16 tahun.
Dalam sistem baru ini, Roblox mengeklaim telah menggabungkan berbagai lapisan perlindungan, mulai dari verifikasi usia, pengaturan akun berbasis umur, rating konten, moderasi berkelanjutan, hingga kontrol orang tua ke dalam satu kerangka terpadu.
Untuk akun Roblox Kids (usia 5–12 tahun), pengguna hanya dapat mengakses game dengan label kematangan konten "Minimal" atau "Mild" yang telah lolos seleksi.
Semua fitur komunikasi juga akan dimatikan secara default dan orang tua dapat memblokir atau mengizinkan game tertentu. Tampilan aplikasi juga dibedakan dengan latar berwarna biru sebagai penanda jenis akun.
Sementara akun Roblox Select (usia 13–15 tahun) memberikan akses ke game dengan tingkat kematangan konten hingga "Moderate" yang telah melewati proses seleksi tambahan.
Fitur chat tersedia secara terbatas hanya untuk teman tepercaya dan harus mendapat persetujuan orang tua.
Baca juga: Respons PP Tunas, Roblox Siapkan Mode Offline untuk Pengguna Anak
Roblox juga menerapkan sistem transisi otomatis. Pengguna akan berpindah dari akun Roblox Kids ke Roblox Select saat berusia 13 tahun, dan beralih ke akun standar ketika mencapai usia 16 tahun.
Bagi pengguna yang belum menyelesaikan verifikasi usia, akses akan dibatasi hanya pada konten "Minimal" dan "Mild", serta tidak dapat menggunakan fitur chat, terlepas dari usia sebenarnya.
Selain itu, Roblox juga memperluas fitur kontrol orang tua. Orang tua kini dapat mengatur rating konten, membatasi komunikasi, mengatur waktu bermain, hingga memantau aktivitas anak, termasuk game yang dimainkan dan daftar teman mereka.
Orang tua juga dapat memblokir game tertentu secara lebih spesifik atau memberikan persetujuan akses untuk konten tertentu.
Roblox menegaskan, seluruh konten di platform tetap melalui proses moderasi ketat, termasuk pemindaian aset berbasis AI, evaluasi laporan pengguna secara berkelanjutan, serta pemantauan real-time untuk mendeteksi potensi pelanggaran kebijakan.
Tag: #roblox #kids #select #resmi #indonesia #khusus #anak #bawah #tahun