Intel AS Klaim China Akan Kirim Radar Canggih ke Iran, Bisa Deteksi Drone dan Rudal
Ilustrasi sistem radar. Sistem radar intelijen 609 buatan China.(SCMP/DICKSON LEE)
17:00
17 April 2026

Intel AS Klaim China Akan Kirim Radar Canggih ke Iran, Bisa Deteksi Drone dan Rudal

- Para analis di Badan Intelijen Pertahanan, lembaga intelijen militer di bawah Pentagon, menilai China sedang mempertimbangkan untuk menyediakan sistem radar canggih untuk Iran.

Dilansir CBS News, Kamis (16/4/2026), para pejabat AS, yang meminta syarat anonim untuk membahas masalah keamanan nasional, mengatakan Beijing telah mempertimbangkan untuk memasok sistem radar X-band ke Teheran.

Teknologi ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan Iran untuk mendeteksi dan melacak ancaman yang datang.

Baca juga: Efek Dekat dengan Rusia dan China, Ekonomi Korea Utara Mulai Berdenyut


Itu termasuk drone terbang rendah dan rudal jelajah, dan dapat membantu melindungi sistem pertahanan udaranya dari serangan canggih.

Meski demikian, belum ada informasi jelas apakah China akhirnya melanjutkan transfer tersebut.

Tetapi penilaian itu menggarisbawahi kekhawatiran Washington bahwa perang melawan Iran tidak hanya melibatkan musuh regional tetapi juga pesaing global.

Yang mana mereka bersedia memberikan dukungan penting, tanpa keterlibatan militer langsung, kata para pejabat tersebut.

Baca juga: Minyak Iran Diam-diam Mengalir ke China lewat Perairan Asia Tenggara

China diklaim kirim bantuan senjata ke Iran

Ilustrasi MANPAD. Tentara Irak membawa sistem pertahanan udara portabel (MANPAD) sambil berdiri di atas kendaraan selama parade militer tahunan pada 1 Februari 2015 di ibu kota Baghdad.AFP/SABAH ARAR Ilustrasi MANPAD. Tentara Irak membawa sistem pertahanan udara portabel (MANPAD) sambil berdiri di atas kendaraan selama parade militer tahunan pada 1 Februari 2015 di ibu kota Baghdad.

Sebelumnya, intelijen AS juga sempat mengindikasikan China sedang bersiap untuk mengirimkan sistem pertahanan udara baru ke Iran.

Dua sumber mengatakan kepada CNN, Sabtu (11/4/2026), ada indikasi Beijing berupaya mengarahkan pengiriman melalui negara ketiga untuk menyamarkan asal sebenarnya.

Menurut sumber-sumber tersebut, senjata yang sedang disiapkan Beijing untuk ditransfer adalah sistem rudal anti-pesawat yang dioperasikan dari bahu, dikenal sebagai MANPAD.

Baca juga: Antisipasi Krisis Global, China Tancap Gas Jadikan Hidrogen Senjata Ketahanan Energi

Sementara itu, juru bicara Kedutaan Besar China di Washington membantah tuduhan tersebut dan mengatakan, Beijing tidak pernah menyediakan senjata kepada pihak mana pun yang terlibat dalam konflik.

Presiden AS Donald Trump juga telah mengonfirmasi China telah setuju untuk tidak mengirim senjata ke mitra dekatnya, Iran.

"Saya menulis surat kepadanya (Xi) meminta agar dia tidak melakukan itu (mengirim senjata ke Iran), dan dia membalas surat saya yang pada dasarnya mengatakan bahwa dia tidak akan melakukan itu," kata Trump, Rabu (15/4/2026).

Baca juga: Mau Buka Selat Hormuz untuk China, Trump: Xi Jinping Akan Peluk Saya

Pada Rabu (15/4/2026), Financial Times melaporkan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menggunakan satelit mata-mata dari China untuk menargetkan pangkalan AS di Timur Tengah, mengutip dokumen militer Iran yang bocor.

Menurut penilaian intelijen AS, Teheran sebelumnya telah menggunakan citra satelit yang disediakan oleh China.

Sebuah laporan Pentagon tentang militer China yang dirilis pada Desember 2025 menyatakan bahwa pada 2024, perusahaan satelit komersial yang berbasis di China telah berpartisipasi dalam pertukaran bisnis IRGC.

Tag:  #intel #klaim #china #akan #kirim #radar #canggih #iran #bisa #deteksi #drone #rudal

KOMENTAR