3 Kapal Minyak iran Lolos dari Blokade AS di Selat Hormuz, Bawa 5 Juta Barrel
- Sebanyak tiga kapal tanker minyak Iran terpantau lolos dari blokade Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz.
Perusahaan pelacak maritim Kpler pada Jumat (17/4/2026) menyebutkan, ketiga kapal itu menjadi pengangkut pertama yang keluar dengan muatan minyak mentah, sejak blokade diberlakukan Washington.
Kapal Deep Sea, Sonia I, dan Diona membawa total sekitar lima juta barrel minyak mentah dari Iran.
Baca juga: Taktik Kapal Iran Kelabui Blokade AS di Selat Hormuz, Tipu Data Navigasi
Ketiganya melintasi selat strategis tersebut pada Rabu (15/4/2026) setelah berangkat dari Pulau Kharg, Iran.
Kpler menjelaskan, kapal-kapal itu memuat minyak masing-masing pada 2 April, 8 April, dan 9 April.
Blokade AS sendiri mulai diberlakukan di Selat Hormuz sejak Senin (13/4/2026) dengan tujuan menekan ekspor minyak Teheran.
Sejak 10 April, tidak ada kapal tanker Iran yang tercatat meninggalkan Teluk melalui Selat Hormuz dengan muatan minyak mentah, hingga akhirnya ketiga kapal ini melintas.
Data pelacakan menunjukkan ketiga kapal mematikan transponder AIS mereka, sehingga pergerakannya tidak terdeteksi secara langsung.
Situs Marine Traffic mencatat sinyal terakhir kapal-kapal itu sekitar satu bulan lalu di wilayah Selat Malaka.
Kpler lalu memastikan keberadaan dan pergerakan kapal melalui citra satelit.
Baca juga: Begini Cara AS Blokade Selat Hormuz, Jenderal Ungkap Kerumitannya
Menuju China?
Selat Hormuz saat dilihat dari Satelit Terra milik NASA pada 5 Februari 2025.Adapun tujuan akhir ketiga kapal tersebut belum diketahui secara pasti, demikian laporan AFP.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kapal-kapal tersebut rutin mengangkut minyak ke wilayah Singapura.
Di kawasan itu, transfer antar-kapal kerap dilakukan sebelum minyak dikirim ke negara lain, termasuk China.
Data dari Global Fishing Watch dan Kpler menunjukkan, muatan minyak kemudian dipindahkan ke kapal tanker lain untuk melanjutkan perjalanan.
Pada Maret, ketiga kapal tersebut juga melakukan transfer minyak mentah Iran di dekat Singapura.
Kargo dari kapal Deep Sea sebelumnya dikirim oleh Utopia Quest ke pelabuhan Yantai di China utara pada 30 Maret.
Sementara itu, kargo dari Diona diteruskan oleh kapal Indigo Ray ke terminal minyak di pelabuhan Dongjiakou pada 10 April.
Lalu, muatan dari Sonia I dipindahkan ke kapal Adeline G. Tujuan akhirnya belum diketahui.
Baca juga: Iran Beri Tawaran ke AS, Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, asalkan...
Sejak 1 Maret, sedikitnya 37 kapal tanker yang terkait Iran telah melakukan transfer minyak di laut wilayah Singapura.
Total volume minyak yang dipindahkan mencapai setidaknya 62,3 juta barrel, menurut analisis data Kpler.
Di sisi lain, dua kapal kontainer Iran yang dikenai sanksi sempat keluar dari Teluk melalui Selat Hormuz pada awal pekan ini.
Akan tetapi, kedua kapal itu berbalik arah di dekat perbatasan Pakistan dan terakhir terdeteksi di sekitar pelabuhan Chabahar, Iran.
Selain itu, dua kapal kargo lain yang juga terkena sanksi melintas dari arah berlawanan. Kapal-kapal tersebut terakhir terlihat di dekat pelabuhan Bandar Abbas, Iran.
Baca juga: Mau Buka Selat Hormuz untuk China, Trump: Xi Jinping Akan Peluk Saya
Tag: #kapal #minyak #iran #lolos #dari #blokade #selat #hormuz #bawa #juta #barrel