Situasi Memanas, Trump Perintahkan Kapal Perang AS Langsung Tembak Pemasang Ranjau Laut
Personel Angkatan Laut Iran saat melakukan latihan militer Velayat-90 di Selat Hormuz pada 1 Januari 2012.(JAMEJAMONLINE/EBRAHIM NOROOZI via AFP)
21:36
23 April 2026

Situasi Memanas, Trump Perintahkan Kapal Perang AS Langsung Tembak Pemasang Ranjau Laut

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk menembak kapal yang memasang ranjau di Selat Hormuz.

Perintah ini disampaikan Trump melalui unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social. 

Dia menegaskan agar personel militer di lapangan tidak perlu merasa bimbang dalam mengambil tindakan hukum.

Baca juga: Iran Pamer Kekuatan di Selat Hormuz, Pasukan Bertopeng Sergap Kapal Raksasa

"Jangan ada keraguan sedikit pun," tulis Trump dalam unggahannya, sebagaimana dilansir Wall Street Journal, Kamis (23/4/2026).

Selain perintah penindakan, Trump juga mengungkapkan bahwa militer AS sedang menggencarkan operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz

Dia menginstruksikan peningkatan aktivitas unit penyapu ranjau hingga berkali-kali lipat dari sebelumnya.

"Selain itu, penyapu ranjau kita sedang membersihkan Selat (Hormuz) saat ini. Saya memerintahkan peningkatan aktivitas penyisiran ranjau pada tingkat yang meningkat tiga kali lipat!" ucap Trump.

Baca juga: Dihantam Krisis Energi Imbas Situasi Hormuz, Warga Eropa Ramai-ramai Borong Panel Surya

Instruksi terbaru ini menandai perubahan sikap Trump yang lebih agresif. 

Pada pekan-pekan awal konflik, AS memang telah menargetkan kapal-kapal Iran yang diduga memasang ranjau. 

Namun, saat blokade pertama kali dimulai, Trump sempat menyatakan bahwa kapal serang cepat milik Iran bukanlah ancaman besar bagi militer AS.

Ancaman Iran

Pihak AS sebelumnya menyatakan telah menghancurkan kapal-kapal perang utama milik Iran.

Baca juga: Iran Mulai Raup Uang dari Selat Hormuz, Kebijakan Tarif Kapal Resmi Berjalan

Namun, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan masih memiliki apa yang disebut sebagai mosquito fleet atau "armada nyamuk".

Armada ini terdiri dari kapal-kapal serang kecil dan kapal cepat yang lincah. 

Meski berukuran kecil, kapal-kapal inilah yang diduga menjadi aktor di balik serangkaian serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, kapal kecil milik Iran telah menyerang tiga kapal tanker. Dua di antaranya dilaporkan telah dikawal paksa masuk ke perairan Iran.

Baca juga: Selat Hormuz Jadi Arena AS dan Iran untuk Saling Tunjukkan Pengaruh

Tag:  #situasi #memanas #trump #perintahkan #kapal #perang #langsung #tembak #pemasang #ranjau #laut

KOMENTAR