Bahlil Semprot Birokrasi Migas yang Bikin Investasi Lambat
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat membuka IPA Convex 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (20/5/2026). (KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY)
17:28
20 Mei 2026

Bahlil Semprot Birokrasi Migas yang Bikin Investasi Lambat

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyoroti birokrasi sektor migas yang dinilai masih memperlambat investasi dan pengembangan proyek energi nasional.

Bahlil meminta seluruh proses perizinan dan regulasi dipercepat agar target peningkatan lifting minyak nasional dapat tercapai.

“Saya minta kepada teman-teman SKK Migas, kalau ada yang masih lambat di bawah ganti orangnya, jangan bikin pusing,” kata Bahlil dalam acara IPA Convex 2026 di ICE BSD, Rabu (20/5/2026).

Ia mengatakan pemerintah telah melakukan berbagai reformasi regulasi untuk mempercepat investasi migas. Namun, hambatan di tingkat pelaksana dinilai masih terjadi.

“Ini kata Bapak Presiden Prabowo itu deep state,” ujar dia.

Menurut Bahlil, praktik birokrasi berlapis membuat proses investasi menjadi lambat dan mengurangi minat investor masuk ke sektor migas Indonesia.

“Investor ini pemain di K3S, di hulu migas ini risikonya besar. Jangan dipersulit. Dipermudah,” kata Bahlil.

Baca juga: Bahlil: Jangan Semua Proyek Migas Dikuasai Jakarta...

Kritik lobi belakang meja

Selain menyoroti birokrasi, Bahlil juga mengkritik praktik lobi dalam proses pengelolaan blok migas.

Ia mengatakan pemerintah akan membuka tender 118 blok migas baru secara terbuka tanpa negosiasi tertutup.

“Tidak perlu nego-nego di belakang meja,” ujar dia.

Menurut Bahlil, proses investasi harus dibuat lebih transparan agar proyek migas bisa berjalan lebih cepat.

Ia juga menyinggung rantai birokrasi yang dinilai sering memperlambat keputusan di lapangan.

“Yang biasa bikin kacau ini koordinator, subkoordinator, verifikator,” kata Bahlil.

Karena itu, pemerintah meminta seluruh pihak mendukung percepatan investasi migas di tengah target peningkatan lifting minyak hingga 1 juta barrel per hari pada 2029-2030.

Baca juga: Bahlil Pastikan Ekspor Gas K3S Tak Dipotong Lagi

Tag:  #bahlil #semprot #birokrasi #migas #yang #bikin #investasi #lambat

KOMENTAR