PM Israel Benjamin Netanyahu Idap Kanker Prostat, Sembunyikan karena Politik
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat menghadiri pemakaman sandera Ran Gvili, yang jenazahnya dikembalikan ke Israel dari Gaza pada 26 Januari 2026.(AFP/CHAIM GOLDBERG)
07:13
25 April 2026

PM Israel Benjamin Netanyahu Idap Kanker Prostat, Sembunyikan karena Politik

- Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan bahwa dirinya sempat didiagnosis mengidap kanker prostat dan telah menjalani serangkaian pengobatan secara rahasia.

Kabar mengejutkan ini disampaikan Netanyahu pada Jumat (24/4/2026), berbarengan dengan rilis laporan pemeriksaan medis tahunannya. 

Dia mengaku baru mempublikasikan kondisi kesehatannya sekarang untuk menghindari risiko politik, sebagaimana dilansir CNN.

Baca juga: Beda dari Pendahulunya, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu yang Jadi Buron ICC

Netanyahu menyebut, dia sengaja menunda perilisan laporan medis tersebut selama dua bulan agar informasi mengenai penyakitnya tidak dimanfaatkan oleh pihak luar.

"Supaya (informasi ini) tidak digunakan sebagai propaganda oleh Iran," ungkap Netanyahu dalam keterangannya.

Berdasarkan keterangan resmi, riwayat medis ini bermula saat pemimpin terlama dalam sejarah Israel tersebut menjalani operasi pembesaran prostat pada Desember 2024. 

Saat itu, Kantor Perdana Menteri Israel telah mengumumkan prosedur operasi tersebut kepada publik.

Baca juga: Hubungan Jerman-Israel Memanas, Kanselir Friedrich Merz Diserang Menterinya Netanyahu

Namun, dalam pemeriksaan lanjutan pasca-operasi, dokter menemukan adanya tumor ganas pada prostatnya dengan ukuran kurang dari satu sentimeter.

Meski Netanyahu tidak merinci kapan tepatnya pemeriksaan terakhir dilakukan, seorang sumber Israel yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada CNN bahwa kanker itu terdiagnosis beberapa bulan lalu. 

Netanyahu kemudian menjalani terapi radiasi sekitar dua setengah bulan yang lalu dan baru saja menyelesaikannya.

Netanyahu memutuskan untuk mengambil langkah terapi radiasi tertarget untuk menangani tumor tersebut.

Baca juga: Netanyahu Berulang Kali Desak AS Serang Iran, tapi Ditolak, Mengapa Disetujui di Era Trump?

"Bintik (tumor) itu telah hilang sepenuhnya," kata Netanyahu. "Puji Tuhan, saya sehat. Saya memiliki masalah medis kecil pada prostat saya yang telah ditangani sepenuhnya."

Kantor Perdana Menteri Israel juga merilis dua pucuk surat dari tim dokter yang menangani Netanyahu. 

Tim medis menegaskan bahwa kondisi sang perdana menteri telah tertangani dengan baik karena deteksi dini.

"Ini adalah deteksi dini dari lesi yang sangat kecil, tanpa metastasis (penyebaran), sebagaimana dikonfirmasi oleh semua tes lainnya tanpa keraguan sedikit pun," tulis tim dokter dalam surat tersebut.

Baca juga: Netanyahu Akan Diadili Pekan Ini, Sempat Tertunda Imbas Perang Iran

Riwayat kesehatan

Dalam beberapa tahun terakhir, kesehatan Netanyahu memang kerap menjadi sorotan. 

Sebelum pengumuman kanker ini, ia telah menjalani beberapa prosedur medis penting saat menjabat.

Pada Juli 2023, Netanyahu menjalani operasi pemasangan alat pacu jantung setelah dilarikan ke rumah sakit. 

Sebelumnya, dia dilaporkan sempat pingsan, meski kantornya saat itu hanya menyebut ia mengalami pusing.

Tak hanya itu, pada Maret 2024, dia kembali naik ke meja operasi untuk menangani penyakit hernia. Prosedur serupa juga pernah dia jalani 11 tahun sebelumnya.

Baca juga: Tak Mau Dicegah, Netanyahu Akan Terus Bombardir Lebanon meski Gencatan Senjata

Tag:  #israel #benjamin #netanyahu #idap #kanker #prostat #sembunyikan #karena #politik

KOMENTAR