Setiap Rumah Harus Punya Akses Air Minum Layak
- Sebuah rumah bisa dikatakan layak huni apabila memiliki akses air minum yang sesuai standar.
Dikutip dari Buku Saku Rumah Layak Huni, Sabtu (09/05/2026), akses air minum layak berarti rumah memiliki sumber air yang aman untuk dikonsumsi atau digunakan dalam kebutuhan sehari-hari tanpa menimbulkan risiko kesehatan.
Indikatornya antara lain rumah tangga menggunakan sumber air layak, lokasi sumber air berada di dalam atau dekat rumah dengan waktu tempuh maksimal 30 menit, serta ketersediaan air minimal 12 jam per hari.
Baca juga: Berapa Harga Rumah Subsidi di Jabodetabek?
Kualitas air harus memenuhi standar, yaitu tidak berbau, tidak berwarna, tidak keruh, tidak berasa, serta bebas dari mikroorganisme dan logam berat.
Sumber air yang termasuk layak antara lain jaringan perpipaan, sumur bor terlindung, air hujan yang diolah secara higienis, serta depot air minum isi ulang yang telah teruji.
Sanitasi Layak
Rumah layak huni juga membutuhkan akses sanitasi yang layak.
Sanitasi layak mencakup ketersediaan fasilitas pembuangan limbah yang aman, higienis, dan tidak mencemari lingkungan.
Baca juga: Rumah Sehat Wajib Punya Pencahayaan dan Penghawaan seperti Ini
Rumah harus memiliki jamban sehat dengan leher angsa dan lantai kedap air. Jamban tersebut harus terhubung dengan tangki septik, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), atau sistem pembuangan tertutup lainnya.
Selain itu, limbah rumah tangga seperti air bekas mandi dan mencuci harus dialirkan melalui saluran yang tidak mencemari tanah atau sumber air serta tidak menimbulkan bau maupun penyakit.
Luas Minimal Rumah
Selain akses air minum dan sanitasi, rumah bisa dikatakan layak huni apabila memenuhi luas minimal ruang gerak penghuninya.
Kecukupan luas bangunan bertujuan menjamin ruang gerak, sirkulasi udara, serta fungsi dasar aktivitas penghuni seperti tidur, makan, dan beraktivitas.
Baca juga: Penasaran Berapa Jumlah Taman di DKI?
Standar minimum luas hunian ditetapkan sebesar 7,2 meter persegi per orang, sedangkan ukuran ideal yang disarankan adalah 9 meter persegi per orang.
Perhitungan ini juga mempertimbangkan tinggi langit-langit rata-rata sekitar 2,8 meter untuk mendukung kenyamanan dan kesehatan penghuni.