Jaksa Agung AS Ungkap Temuan Awal soal Motif Penembakan Jamuan Trump
Ibu Negara AS Melania Trump, Presiden AS Donald Trump, dan koresponden senior Gedung Putih CBS News Weijia Jiang menghadiri makan malam Koresponden Gedung Putih di Washington Hilton di Washington, DC, pada 25 April 2026.(AFP/MANDEL NGAN)
20:12
26 April 2026

Jaksa Agung AS Ungkap Temuan Awal soal Motif Penembakan Jamuan Trump

Pelaksana tugas (Plt) Jaksa Agung Amerika Serikat (AS) Todd Blanche mengatakan, motif pelaku penembakan di jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih masih dalam penyelidikan.

Tetapi, ia menyebut hasil awal penyelidikan menunjukkan pelaku diduga menargetkan pejabat pemerintahan.

“Kami masih menyelidiki motifnya, dan itu tentu akan memakan waktu beberapa hari,” kata Blanche kepada moderator Kristen Welker dalam program Meet the Press di NBC News, Minggu (26/4/2026).

Baca juga: Sederet Tanda Tanya Penembakan Jamuan Trump, Apa Motif dan Bagaimana Pelaku Tembus Keamanan?

Ia menambahkan, berdasarkan temuan awal, pelaku diduga mengincar pejabat dalam pemerintahan AS dalam aksi penyerangan tersebut.

“Namun itu masih sangat awal. Kami percaya dia menargetkan pejabat pemerintahan dalam upaya serangan ini,” ujarnya.

Blanche juga menyebut bahwa target tersebut “kemungkinan besar” termasuk Presiden AS, meski ia menegaskan penyelidik masih berhati-hati untuk tidak mendahului kesimpulan akhir.

“Saya ingin menahan diri agar tidak terlalu cepat menyimpulkan,” tambahnya.

Selain motif, penyidik juga menyoroti bagaimana pelaku bisa menembus area keamanan acara yang dijaga ketat tersebut.

Blanche mengatakan, aparat tengah mendalami laporan bahwa pelaku kemungkinan merakit senjata di dalam hotel tempat acara berlangsung.

Ia menegaskan pelaku tidak berhasil masuk jauh ke area utama.

“Dia hampir tidak melewati perimeter keamanan. Dan yang saya maksud hampir tidak, itu hanya beberapa kaki saja,” kata Blanche.

Dalam keterangannya, Blanche juga mengungkap dugaan jalur perjalanan pelaku sebelum tiba di Washington DC.

Baca juga: Dikenal Jenius, Tersangka Penembakan di Acara Trump Ternyata Guru Berprestasi

Penyidik meyakini pelaku kemungkinan besar melakukan perjalanan dari Los Angeles ke Chicago, lalu dari Chicago ke Washington DC menggunakan kereta, sebelum akhirnya menginap di hotel lokasi acara.

Blanche memastikan pelaku akan segera didakwa secara resmi di pengadilan Washington DC pada Senin (27/4/2026) waktu setempat.

Insiden ini juga memicu pertanyaan serius terkait keamanan acara yang dihadiri Presiden AS Donald Trump, pejabat tinggi pemerintahan, dan ratusan jurnalis tersebut.

Aparat masih mendalami bagaimana pelaku dapat mendekati lokasi dengan membawa senjata, meski area tersebut memiliki pengamanan berlapis.

Kronologi singkat insiden

Lebih dari 10 jam setelah insiden penembakan terjadi, sejumlah fakta awal mulai terungkap terkait peristiwa yang membuat Presiden Donald Trump dan para tamu dievakuasi secara mendadak dari lokasi acara.

Dikutip dari BBC, saat tembakan terdengar, Trump langsung diamankan oleh Secret Service, sementara para tamu berlindung di bawah meja dan jurnalis mulai melaporkan situasi dari dalam ruangan.

Baca juga: Penembakan Jamuan Trump Terjadi Jelang Kunjungan Raja Charles ke AS, Ini Respons Inggris

Sejumlah pertanyaan juga muncul terkait ketatnya pengamanan acara tahunan yang dihadiri pejabat tinggi dan ratusan jurnalis tersebut.

Trump sendiri menyebut para pelaku penyerangan biasanya mengincar “nama-nama besar” yang dianggap memiliki dampak besar.

Ia mengaku sempat ingin tetap menghadiri acara, namun akhirnya mengikuti arahan aparat keamanan untuk kembali ke Gedung Putih.

Sementara itu, pelaku yang diidentifikasi media AS sebagai Cole Tomas Allen (31) dari Torrance, California, disebut oleh sejumlah laporan telah mengakui kepada aparat bahwa ia menargetkan pejabat pemerintahan Trump.

Meski demikian, kepolisian menegaskan motif pasti masih dalam penyelidikan.

Insiden ini juga memunculkan sorotan terhadap prosedur keamanan acara, dengan salah satu jurnalis BBC yang berada di lokasi menyebut tidak ada pemeriksaan identitas yang dilakukan secara ketat.

Tag:  #jaksa #agung #ungkap #temuan #awal #soal #motif #penembakan #jamuan #trump

KOMENTAR