Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
Dua warga Singapura yang sempat berada di kapal pesiar MV Hondius kini diisolasi di National Centre for Infectious Diseases atau NCID. [Istimewa]
11:56
8 Mei 2026

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Wabah hantavirus jenis Andes yang merebak di kapal pesiar MV Hondius memaksa pemerintah Kanada mengambil langkah isolasi darurat terhadap sejumlah warganya.

Tiga warga Kanada kini menjalani isolasi mandiri di Ontario dan Quebec untuk mencegah potensi penularan virus mematikan tersebut.

Situasi ini mencuat setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi delapan kasus infeksi yang menyebabkan tiga kematian dari klaster kapal pesiar tersebut.

Upaya Evakuasi dan Pelacakan Penumpang

Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, mengatakan pihaknya telah mengirim pejabat konsuler ke Kepulauan Canary untuk membantu empat warga Kanada yang masih berada di kapal.

Sebelumnya, dua warga Kanada turun dari kapal di Pulau St. Helena, Atlantik Selatan, hampir dua pekan lalu.

Operator kapal asal Belanda, Oceanwide Expeditions, menyebut kedua warga Kanada itu turun bersama 30 penumpang lain dari 12 negara pada 24 April.

Rombongan tersebut juga membawa jenazah seorang pria Belanda yang meninggal pada 11 April. Istrinya, yang mengalami gejala serupa, meninggal sehari kemudian.

Korban ketiga dilaporkan meninggal pada 2 Mei setelah mengalami gejala infeksi parah sejak 28 April.

Penularan Diduga Terjadi di Penerbangan

Satu warga Kanada lainnya yang kini diisolasi diketahui tidak pernah menaiki MV Hondius.

Kementerian Kesehatan Quebec menyatakan individu tersebut diduga melakukan kontak dengan penumpang terinfeksi saat berada dalam penerbangan internasional.

“Mereka tidak berada dalam jarak dekat, sehingga risiko penularannya sangat rendah,” demikian pernyataan resmi otoritas kesehatan Quebec.

Anita Anand menegaskan ketiga warga Kanada yang menjalani isolasi mandiri sejauh ini tidak menunjukkan gejala sakit.

Sementara itu, sekitar 150 penumpang yang masih berada di kapal diminta tetap berada di kabin masing-masing sebagai langkah pencegahan.

WHO Peringatkan Masa Inkubasi Panjang

Kapal pesiar MV Hondius dijadwalkan bersandar di Granadilla, Tenerife, pada Minggu pagi, meski jadwal tersebut masih dapat berubah.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, memperingatkan masa inkubasi virus Andes dapat berlangsung hingga enam minggu.

“Mengingat masa inkubasi virus Andes yang dapat mencapai enam minggu, ada kemungkinan lebih banyak kasus akan dilaporkan,” kata Tedros.

Ia menjelaskan virus Andes merupakan satu-satunya jenis hantavirus yang diketahui dapat menular antarmanusia, meski dalam kondisi terbatas.

“Tampaknya itulah yang terjadi dalam situasi saat ini,” ujarnya.

Meski demikian, WHO menilai risiko kesehatan masyarakat global masih tergolong rendah.

Pengawasan Ketat Terus Dilakukan

Menteri Kesehatan Ontario, Sylvia Jones, memastikan otoritas kesehatan terus memantau para penumpang setiap hari untuk memastikan protokol karantina dijalankan.

Pemerintah setempat juga bersiap memulangkan warga lain jika diperlukan.

“Situasinya dinamis dan kami akan terus memantau perkembangan,” kata Jones dalam konferensi pers.

Ia memperkirakan masa pemantauan ketat akan berlangsung hingga sekitar 30 hari ke depan.

Sebagai informasi, penularan hantavirus Andes antarmanusia dalam sejarah medis umumnya terjadi melalui kontak dekat dan berkepanjangan, termasuk di lingkungan keluarga atau tenaga medis tanpa perlindungan memadai.

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #ancaman #hantavirus #warga #kanada #dikarantina #usai #wabah #renggut #nyawa #hondius

KOMENTAR