Prabowo Targetkan Pendapatan Negara 12,4 Persen dari PDB di APBN 2027
Presiden Prabowo Subianto menargetkan pendapatan negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 dapat mencapai hingga 12,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Target tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Prabowo mengatakan pemerintah telah menetapkan sejumlah target utama dalam kerangka ekonomi makro 2027, mulai dari pendapatan negara, belanja negara, defisit APBN, hingga sasaran pertumbuhan ekonomi dan pengurangan kemiskinan.
Baca juga: Purbaya Ungkap Alasan Prabowo Bentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/kye
“Pertama, pendapatan negara dalam APBN 2027 kami targetkan mencapai kisaran 11,82 hingga 12,4 persen dari Produk Domestik Bruto kita,” ujar Prabowo.
Untuk mendukung berbagai program prioritas nasional, pemerintah juga menyiapkan belanja negara pada kisaran 13,62 hingga 14,8 persen terhadap PDB.
“Untuk mendukung berbagai program prioritas dan program-program vital kita, belanja negara direncanakan berada pada kisaran 13,62 hingga 14,80 persen dari PDB kita,” katanya.
Dari sisi fiskal, pemerintah menargetkan defisit APBN tetap terkendali pada level 1,8 hingga maksimal 2,4 persen terhadap PDB.
Baca juga: Kurangi Impor BBM, Prabowo Kaji Bensin Berbahan CPO
“Defisit APBN akan kami jaga pada kisaran 1,8 hingga maksimal 2,4 persen PDB. Dan kita akan berjuang terus untuk menekan dan memperkecil defisit ini,” tegas Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menetapkan target stabilitas makroekonomi, termasuk menjaga suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun pada kisaran 6,5 hingga 7,3 persen.
ilustrasi
Sementara nilai tukar rupiah diperkirakan berada di rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dollar AS.
“Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia. Inflasi akan kami jaga tetap pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen,” ujarnya.
Baca juga: Prabowo Targetkan Inflasi 2027 Terjaga di 1,5 Persen hingga 3,5 Persen
Di sektor energi, pemerintah memperkirakan harga minyak mentah Indonesia berada pada kisaran 70 hingga 95 dollar AS per barrel.
Adapun lifting minyak bumi ditargetkan mencapai 602.000 hingga 615.000 barrel per hari, sedangkan lifting gas ditargetkan 934.000 hingga 977.000 barrel setara minyak per hari.
Prabowo optimistis dengan strategi ekonomi dan kebijakan fiskal yang disiplin, pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 5,8 hingga 6,5 persen pada 2027 sebagai pijakan menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029.
“Dengan strategi ekonomi yang tepat, kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen di tahun 2027 menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029,” katanya.
Ia menegaskan pertumbuhan ekonomi tersebut harus berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah pun menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 6 hingga 6,5 persen dan tingkat pengangguran terbuka ditekan ke level 4,3 hingga 4,87 persen.
Selain itu, pemerintah juga menargetkan perbaikan rasio gini menjadi 0,362 hingga 0,367 guna mengurangi ketimpangan ekonomi.
“Jarak antara yang terkaya dan yang termiskin tidak boleh semakin lebar, bahkan harus kita perjuangkan untuk terus menyempit,” ujar Prabowo.
Baca juga: Prabowo Janji Defisit APBN 2027 Maksimal 2,4 Persen
Dalam sektor ketenagakerjaan, pemerintah menargetkan peningkatan proporsi lapangan kerja formal menjadi 40,81 persen pada 2027 dari sebelumnya sekitar 35 persen pada 2026.
“Kita juga akan membuka lapangan kerja secara besar-besaran,” tegas Prabowo.
Tag: #prabowo #targetkan #pendapatan #negara #persen #dari #apbn #2027