Beijing Tepis Klaim Kapal China Dihantam Drone Rusia
- China pada Selasa (19/5/2026) menepis tuduhan bahwa sebuah drone Rusia menyerang salah satu kapal kargonya sehari sebelum kunjungan Presiden Vladimir Putin ke Beijing.
Klarifikasi China ini muncul setelah Ukraina mengeklaim sebuah drone Shahed milik Rusia telah mengenai kapal kargo China, KSL Deyang di Laut Hitam.
Angkatan laut Ukraina juga mengunggah foto yang menunjukkan sebagian dek atas kapal menghitam setelah dugaan serangan tersebut.
"Kapal yang terlibat terdaftar di Kepulauan Marshall dan membawa awak kapal berkebangsaan China," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dikutip dari AFP, Selasa.
Baca juga: Drone Rusia Hantam Kapal China Sehari Sebelum Putin bertemu Xi Jinping
Tak ada korban jiwa
Kedutaan Besar China di Ukraina telah menghubungi awak kapal China dan mengkonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa.
Serangan itu terjadi tepat sebelum Putin dijadwalkan melakukan perjalanan ke China pada Selasa malam, dengan tujuan mempererat hubungan dengan Beijing.
Senada, seorang juru bicara angkatan laut Ukraina menyatakan tidak ada awak kapal yang terluka dan kapal milik China tersebut melanjutkan perjalanannya.
Kapal Deyang dikabarkan tidak membawa muatan pada saat serangan terjadi karena sedang dalam perjalanan untuk memuat konsentrat bijih besi di Pelabuhan Pivdennyi, Ukraina, di wilayah Odesa.
“Untungnya, tidak ada yang terluka, dan kapal melanjutkan perjalanannya ke pelabuhan tujuan,” kata juru bicara angkatan laut Ukraina, Dmytro Pletenchuk.
Baca juga: Ukraina Jago Tangkis Drone Rusia, tapi Nyaris Tak Berkutik Digempur Rudal
Beijing serukan negosiasi Rusia-Ukraina
Guo juga menegaskan kembali pendirian Beijing bahwa dialog dan negosiasi adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan konflik di Ukraina.
China secara konsisten menyerukan perundingan untuk mengakhiri perang, tetapi tidak pernah mengutuk invasi Rusia.
Selama ini, Beijing juga menjadi sumber pendapatan serta produk dwiguna yang vital bagi Moskwa yang terisolasi secara internasional.
Guo turut membantah dugaan Xi yang mengatakan kepada Trump selama kunjungannya bahwa Putin mungkin akan menyesali invasinya ke Ukraina.
"Informasi yang Anda sebutkan tidak sesuai dengan fakta dan sepenuhnya dibuat-buat," jelas Guo menanggapi pertanyaan tentang laporan tersebut.
Tag: #beijing #tepis #klaim #kapal #china #dihantam #drone #rusia